Berburu Kuliner Tradisional Jenang Gempol dan Dawet Bu Tum di Pasar Pathuk

Akurat.co, Jogja - Jajanan Jenang dan berbagai variannya merupakan kuliner tradisional khas Yogyakarta yang masih eksis sampai sekarang.
Salah satunya adalah jenang gempol yang berupa bubur sumsum gula merah dan gempol kuah santan yang punya cita rasa manis dan gurih kuah santan yang menggoda.
Meskipun jajanan jenang tidak seramai jaman dulu, saat ini masih bisa ditemui penjual jenang di pasar-pasar tradisional yang ada di Yogyakarta.
Baca juga: Pedasnya Bakso Lombok Uleg Pak Di yang Bikin Nagih
Seperti Bu Tuminah atau yang akrab disapa Bu Tum, yang merupakan generasi ketiga dari keluarga yang tetap melestarikan berjualan jenang di Pasar Pathuk.
Resep jenang gempol dan dawet Bu Tuminah ini merupakan resep turun-temurun dari keluarga yang terus dijaga kualitas rasa dengan pemilihan bahan baku seperti beras dan santan yang bagus.
Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata Alam di Sleman yang Murah Meriah, Nomor 5 Malah Gratis
Yang bikin jenang gempol Bu Tum ini tetap eksis adalah karena rasa gurihnya santan yang pas, karena memang santan dibuat dadakkan saat di lapak yang dibikin dari perasan parutan kelapa yang disiram air hangat dan ditambah garam sedikit.
Berlokasi di Pasar Tradisional Pathuk, pelanggan setia jenang gempol Bu Tum kebanyakan dari warga lokal, meskipun ada juga pembeli dari luar kota.
Baca juga: Soto Keceh Imogiri, Sensasi Sarapan Soto Sambil Mainan Air Sungai
Buka mulai pukul 07.00 sampai 10.00 WIB, jenang gempol Bu Tum akan lebih cepat habis saat weekend. Harganya pun relatif sangat murah dengan Rp. 5.000 rupiah saja sudah bisa menikmati rasa legendariss dari jajanan jenang gempol.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Fakta Penting Demo 2 Tahun Prabowo Gibran di Jogja, Berakhir Rusuh, Massa Duduki DPRD hingga Malam
- 2Muhammadiyah Desak Hukum Tegas Pelaku Karhutla Tanpa Pandang Bulu
- 3Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 4Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 5Hasil BRI Super League: Kalah 5 Laga Beruntun, PSIM Ingin Bangkit di Laga Berikut
- 6Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 7Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 8Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 930 Tempat Kuliner Jogja Terkenal Enak, Siap Manjakan Lidahmu
- 105 Rekomendasi Kuliner Ikonik dan Legend Jogja, Lengkap dengan Alamat Gmpas





