Jogja

Adrem, Kuliner Khas Bantul yang Masuk Warisan Budaya Takbenda

Yayat Rismunadi | 14 Agustus 2025, 18:35 WIB
Adrem, Kuliner Khas Bantul yang Masuk Warisan Budaya Takbenda

Akurat.co, Jogja - Yogyakarta masih menyimpan banyak sekali kuliner tradisional dan legendaris yang masih bisa dinikmati oleh warga lokal maupun wisatawan yang sedang berlibur di Kota Jogja.

Tidak hanya di Jogja saja, bergeser ke Jogja bagian selatan yaitu Bantul juga masih melestarikan aneka kuliner yang khas seperti salah satunya adalah kue adrem.

Baca juga: Pantai Nglambor, Spot Snorkeling yang Seru di Gunung Kidul

Wisatawan yang berkunjung ke Jogja tidak banyak yang mengetahui bahwa adrem adalah sebuah kuliner berupa kue yang berasal dari Bantul, bahkan kue adrem merupakan kuliner yang masuk Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

Jika dilihat, kue adrem memiliki bentuk yang cukup unik yaitu seperti kuncup bunga sebelum mekar, rasa dari kue adrem cenderung manis dan terdapat sedikit rasa gurih.

Baca juga: Berburu Bakmie Pentil, Kuliner Khas Bantul yang Rasanya Khas dan Murah Meriah

Kue adrem merupakan jajanan jadul yang terbuat dari olahan tepung beras, kelapa dan gula jawa sehingga menghasilkan rasa yang cocok di lidah banyak orang yang mencicipinya.

Tidak hanya soal rasanya yang enak dan lezat, kue adrem juga penuh dengan sejarah dan filosofi yang melekat pada makanan khas Bantul ini. Kue adrem bisa diartikan sebagai suatu simbol pengampunan dan pengayoman hidup yang dijalani lebih adhem atau anyep.

Baca juga: Berendam di Pemandian Tirta Budi, Spot Hidden Gem yang Cocok untuk Berendam

Selain itu, kue adrem dahulunya merupakan jajanan yang sering menjadi sarana untuk menukar dengan hasil panen beras padi saat musim panen tiba. sehingga banyak yang menjajakan adrem dengan berkeliling sawah.

Kue adrem saat ini bisa dijumpai di pembuatan makanan tradisional yaitu di Padukuhan Piring II, Desa Murtigading, Kecamatan Sanden, Bantul.

Harga kue adrem sangat terjangkau, sebungkus wadah isi 6 kue adrem dijual Rp7.000 saja dan banyak juga dijumpai di pasar-pasar tradisional di Bantul.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.