Mencicipi Kuliner Karangan Mbah Rukidem di Pasar Turi, Mirip Cincau tapi Dibuat dari Rumput Laut

Akurat.co,Jogja-Bicara kuliner jadul, Jogja memang juaranya. Kali ini mari membahas kuliner mirip cincau tapi terbuat dari rumput laut.
Sekilas memang mirip cincau, warnanya sama-sama hijau tua. Tapi, Karangan, nama jajanannya, bukanlah cincau.
Karangan terbuat dari bahan dasar utama rumput laut.
Kuliner ini pun tidak sembarang ditemukan di Jogjakarta. Bagi yang penasaran bisa mencarinya di di Pasar Rakyat Turi, Kretek, Bantul pada pasaran Pahing.
Baca Juga: Warung Brongkos Handayani, Kuliner Khas Jogja yang Bikin Selalu Kangen
Mbah Rukidem merupakan satu-satunya pelestari yang terlihat menawarkan Karangan ditemani sang cucu, Shinby Aulia.
Untuk memproduksi Karangan setiap harinya, Mbah Rukidem pun setidaknya membutuhkan sekitar 2 kg rumput laut mentah yang dapat menghasilkan sebanyak 500 Karangan.
Satu Karangan kemudian dijual seharga Rp1.000 saja.
Bagi yang belum pernah mencoba dan penasaran dengan rasanya, saat memakan Karangan, cabang-cabang dari rumput laut masih dapat terasa, sehingga ketika digigit akan sedikit krenyes.
Baca Juga: Kedai Terang Bintang, Kelezatan Udon yang Bikin Nagih
Penyajian Karangan pun biasanya disertai dengan botok mlandingan yang terbuat dari kelapa parut dan biji mlanding atau petai cina.
Rasanya menjadi cenderung gurih-pedas. Selain dengan botok mlanding, Karangan juga biasanya dimakan dengan kethak hitam.
Tertarik mencicipinya?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









