Tak Cuma Singkong Gunungkidul, Gerakan Sosial Masjid Nurul Ashri Sleman Juga Bantu Petani Sayur hingga Air Bersih di NTT

Akurat.co,Jogja-Gerakan sosial yang dilakukan Masjid Nurul Ahsri Sleman ternyata bukan baru ini saja dilakukan dengan menolong petani singkong Gunungkidul, Yogyakarta.
Jauh sebelum itu, sejumlah gerakan sudah dilangsungkan. Salah satu yang paling menyita adalah penyediaan air bersih bagi warga Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gerakan membeli singkong petani Gunungkidul merupakan aksi terbaru yang dilakukan Masjid Nurul Ashri.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Masjid di Sleman Beli Singkong 10 Ton dari Petani Gunungkidul
Masjid dengan slogan 'menghadirkan solusi permasalahan umat' ini berhasil membantu petani singkong Gunungkidul melalui gerakan pembelian oleh jemaah atau warga yang dikumpulkan.
Dari insisiasi tersebut, terbeli sekitar 10 ton singkong dengan harga Rp3.000 per kilogram (kg). Padahal, sebelumnya harga di level petani hanya berkisar Rp500 per kg.
Bantu petani sayur
Sebelumnya, Masjid NUrlu Ashri juga mengadakan gerakan jasa titip sayur dari petani langsung karena harga yang jatuh.
Gerakan ini juga sukses mengubah nasib petani. Pembelian bahkan menyentuh angka 1,7 ton dan terus bertambah.
Gerakan lain yang tak kalah fenomenalnya adalah pengadaan air bersih untuk warga NTT.
Baca Juga: Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Sleman, Salurkan Dana Rp 4,89 M Untuk Warga Kurang Mampu
Warga yang sudah menyerah untuk mendapatkan air bersih, juga mendapatkan bantuan untuk bisa mengebor.
Hasilnya, berkat gerakan dari Masjid Nurul Ashri, warga NTT kini bisa merasakan segarnya kehadiran air bersih di daerahnya.
Selain gerakan di atas, masih banyak aktivitas sosial lain yang dilakukan masjid tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam








