Pemerintah Bantul Terus Ajak Warga Kelola Sampah, Termasuk Wilayah Pantai Harus Bersih

Akurat.co,Jogja-Pemerintah Kabupaten Bantul tak hentinya meminta warga mengelola sampah dengan baik, termasuk sampah di wilayah pantai-pantai Bantul.
Seperti dilakukan dalam gerakan kebersihan massal dalam rangka World Clean Up Day Tahun 2025, Sabtu (20/9/2025).
Pada Sabtu itu puluhan siswa, komunitas, organisasi kemasyarakatan ikut membersihkan sampah di Pantai Goa Cemara, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden pada Sabtu (20/9/2025).
Kegiatan bersih pantai ini menjadi salah satu rangkaian Peringatan World Clean Up Day di Kabupaten Bantul.
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun ke-58, Persiba Bantul Latih Tanding Lawan Persibas Banyumas
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa sampah masih menjadi permasalahan di Kabupaten Bantul.
Saat ini, 70 persen dari gundukan sampah yang ada merupakan sampah organik, sehingga dirinya mengimbau agar masyarakat dapat mengelola sendiri sampah organik tersebut.
“Saat ini kita telah memiliki beberapa tempat pengelolaan sampah, namun masih belum cukup untuk mengelola sampah di Kabupaten Bantul. Maka dari itu sampah-sampah organik sebaiknya dikelola sendiri oleh rumah tangga.
Jika semua warga bantul melakukan hal yang sama, maka permasalahan sampah akan selesai, karena 70 persen gundukan sampah itu merupakan sampah organik,” terang Halim.
Halim juga mengajak agar masyarakat selalu menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. “Marilah kita niatkan agar Bantul bersih dari sampah, sampah dapat terkelola dengan baik dan tidak tercecer.
Baca Juga: Tiap Orang Sumbang 0,7 Kg Sampah per Hari, ASN Bantul Diwajibkan Buat Biopori di Rumah
Sehingga hidup kita lebih sehat, bahagia, dan sejahtera. Biasakanlah untuk membuang sampah pada tempatnya,” pungkas Halim.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Bambang Purwadi Nugroho, berbagai kegiatan akan dilaksanakan setelah bersih pantai ini.
Pada tanggal 27 September nanti juga akan dilaksanakan bersih hutan mangrove.
Lalu pada 8 Oktober juga akan dilakukan pengumpulan shodakoh sampah berupa botol plastik oleh seluruh ASN dan masyarakat.
Selain itu juga diberikan arahan kepada para siswa, ASN, serta perangkat kalurahan untuk melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing,” ujar Bambang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









