Mengagumi Keindahan Anggrek Vanda Tricolor, Flora Khas Merapi yang Memesona

Akurat.co,Jogja-Gunung Merapi bukan hanya soal keindahan alam, tapi juga flora endemik yang terus lestari sampai hari ini.
Salah satu yang memukau adalah Anggrek Vanda Tricolor. Bahkan festival anggrek ini sudah berjalan selama delapan tahun pada 2025 ini.
Keberadaan festival yang sudah memasuki usia delapan tahun mendapat apresiasi tersendiri dari Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti.
"Delapan tahun bukan sekadar hitungan waktu, tetapi penanda kesungguhan dan dedikasi dalam merawat flora khas Merapi yang menjadi kebanggaan Daerah Istimewa Yogyakarta,” ungkapnya dikutip dari laman resmi Pemprov DIY.
Baca Juga: Pemkab Sleman Dukung Konservasi Anggrek Endemik Merapi
Nilai ekologis dan filosofis Anggrek Vanda Tricolor
Ni Made juga menegaskan bahwa Anggrek Vanda Tricolor memiliki nilai ekologis dan filosofis yang tinggi bagi masyarakat Yogyakarta.
Ia menjelaskan bahwa anggrek menjadi simbol ketahanan karena tumbuh di tanah vulkanik Merapi dan mampu melalui perubahan alam yang keras.
“Anggrek ini tumbuh di tanah vulkanik Merapi, mampu melewati abu panas dan perubahan alam yang keras, namun tetap memikat. Dari ketangguhan itulah kita belajar nilai daya lenting,” ujarnya.
Inisiator Festival Anggrek Vanda Tricolor, Sri Suprih Lestari menjelaskan bahwa festival ini bermula dari keprihatinan terhadap menurunnya populasi anggrek Vanda Tricolor di lereng Merapi sejak beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Seribu Warga Hargobinangun Sleman Menari Bersama Meriahkan Festival Budaya Lereng Merapi
“Pada tahun 2015, saya memberanikan diri memulai kegiatan kecil yang akhirnya tumbuh menjadi festival seperti hari ini,” ujarnya.
Sri menyampaikan bahwa tahun ini penyelenggaraan festival meningkat dari sisi jumlah peserta, cakupan wilayah, maupun ragam kegiatan edukatif.
“Angka partisipasi meningkat 90 persen dan melibatkan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini menunjukkan kepedulian yang semakin besar terhadap konservasi anggrek,” jelasnya di lokasi festival, di Selasar Pendopo Agung Royal Ambarrukmo pada Sabtu (22/11) kemarin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Keren, Rasio Ketersediaan Darah PMI Kota Jogja Tertinggi se-Indonesia
- 2Tiket Online PSIM vs Persija Dijual Hari Ini, Simak Baik-baik Jam Penjualannya
- 3Sukses Jual 1.000 Unit V23, iCAR Hadir di Sleman Yogyakarta
- 4Penumpang KA Jarak Jauh Daop 6 Yogyakarta Tembus 10,5 Juta
- 5SHFC 2026 Digelar di JCM, Sleman Angkat Halal Fashion dan Kriya Lokal
- 6Antisipasi Banjir Sleman, Pemkab Petakan 3 Wilayah Fokus Mitigasi
- 7MUNAS VII APTIKOM 2026: UAJY Desak Kampus IT Jadi Pusat Dampak di Era AI
- 8Seri IM4AC 2026 Mandalika, M Badly Incar Podium Beruntun di Rumah
- 9Batas Kelurahan Sleman Tuntas 100%, Sejarah Baru Bagi DIY?
- 10Pelajar Kota Jogja Beradu Kreativitas dan Imajinasi melalui Mural







