Becak Listrik Bantuan Prabowo Tiba di DIY, Dibagikan Gratis Tapi Bersyarat, Apa Itu?

Akurat.co, Jogja - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bantuan berupa becak listrik bagi pengemudi becak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Penyerahan dilakukan di halaman DPRD DIY yang diwakilkan oleh Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman, Selasa (23/12/2025).
Sedianya becak akan diserahkan oleh anggota DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titik Soeharto pukul 14.00 WIB.
Namun, hingga pukul 17.17 WIB saat becak tiba di DPRD DIY, Titik Soeharto urung hadir. Jadinya penyerahan diwakilkan oleh Wakil Ketua DPRD DIY dari Partai Gerindra Budi Waljiman.
Baca Juga: Komisi A DPRD DIY Ingatkan Pentingnya Berwisata yang Aman Selama Nataru
Di DIY, total ada 200 becak listrik yang akan diserahkan dan dilakukan secara bertahap. Bagi pengemudi di Kota Yogyakarta ada 55 becak yang diserahkan.
Budi mengatakan, becak listrik ini dibuat oleh PT Pindad (Persero) Bandung dengan dana Rp 22 juta per unit yang bersumber bagi dana pribadi Prabowo.
"Jadi ini dari pribadi (Pak) Prabowo khusus untuk pengemudi di DIY. Sekarang simbolis saja. Selanjutnya nanti akan ada bantuan-bantuan tambahan buat becak," kata Budi.
Iba menjadi latar belakang Prabowo memberikan bantuan becak listrik ini. Bukan tanpa sebab. Mayoritas pengemudinya sudah berusia senja.
Baca Juga: Sepekan Pembukaan Posko Nataru, Penumpang Bandara Adisutjipto Naik 80%
"Akhirnya Prabowo berinisiatif untuk menyebar becak listrik ke sejumlah wilayah yang memang banyak mengayuh becaknya. Total ada 6.000 becak listrik yang akan dibagikan," jelasnya.
Tidak ada kriteria khusus untuk menerima bantuan becak listrik ini. Syaratnya hanya berusia minimal 55 tahun dan memang sehari-hari mengayuh becak.
Karena becak ini dibagikan secara gratis, ada perjanjian khusus. Dilarang diperjual belikan.
Salah satu pengemudi becak yang menerima bantuan adalah, Supardi (55) warga Gedong Kuning Kotagede.
Ia mengaku sangat terbantu. Apalagi syarat untuk mendapatkan bantuan juga tidak sulit. Cukup mengumpulkan identitas dan memang sehari-hari mengemudi becak. Harapannya, becak listrik ini bisa menambah pendapatan mereka.
Baca Juga: 51 Ribu Penumpang Per Hari Dilayani Stasiun Yogyakarta pada Libur Akhir Tahun 2025
"Saya sehari-hari di sekitaran Kota Yogyakarta saja dengan pendapatan Rp 50 ribu perhari. Harapannya jangkauannya bisa lebih luas dan pendapatannya juga meningkat," ujar Supardi yang sudah menjadi pengayuh becak selama 35 tahun tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Keren, Rasio Ketersediaan Darah PMI Kota Jogja Tertinggi se-Indonesia
- 2Tiket Online PSIM vs Persija Dijual Hari Ini, Simak Baik-baik Jam Penjualannya
- 3Sukses Jual 1.000 Unit V23, iCAR Hadir di Sleman Yogyakarta
- 4Penumpang KA Jarak Jauh Daop 6 Yogyakarta Tembus 10,5 Juta
- 5Antisipasi Banjir Sleman, Pemkab Petakan 3 Wilayah Fokus Mitigasi
- 6SHFC 2026 Digelar di JCM, Sleman Angkat Halal Fashion dan Kriya Lokal
- 7MUNAS VII APTIKOM 2026: UAJY Desak Kampus IT Jadi Pusat Dampak di Era AI
- 8Seri IM4AC 2026 Mandalika, M Badly Incar Podium Beruntun di Rumah
- 9Pelajar Kota Jogja Beradu Kreativitas dan Imajinasi melalui Mural
- 10Terungkap Rahasia di Balik Kemenangan Perdana PSS dengan Skor Besar









