Kelurahan Purwokinanti Raih Penghargaan Nasional, Wali Kota Jogja: Bukti Inovasi dari Desa

Akurat.co,Jogja-Kelurahan Purwokinanti, Kemantren Pakualaman, Kota Yogyakarta, berhasil menorehkan prestasi nasional.
Purwokinanti dinobatkan sebagai juara pertama Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2025 Regional II Jawa dan Bali.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih Kelurahan Purwokinanti.
Baca Juga: 5 Potret Raffi, Ariel Noah Nyante di Jogja, Foto Depan Tugu dan Makan Angkringan
Ia menilai capaian tersebut bukan hanya membanggakan Kota Yogyakarta, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembangunan yang dimulai dari kelurahan mampu menghasilkan dampak nyata.
Menurutnya, lomba desa dan kelurahan memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan wilayah.
Melalui ajang ini, setiap kelurahan digenjot untuk terus berinovasi, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki.
“Lomba ini sangat penting karena membangun wilayah dimulai dari tingkat kelurahan dan desa. Kalau seluruh desa dan kelurahan bisa berkembang dengan baik, maka negara juga akan ikut maju,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto dalam sambutan saat pemberian penghargaan menekankan pentingnya menjadikan desa dan kelurahan sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
Menurutnya, kemajuan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari kekuatan desa dan kelurahan yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.
Baca Juga: Muncul 3 Bibit Siklon Sekaligus, Pengaruhi Prediksi Cuaca DIY Tanggal 17, 18 dan 19 Januari 2026
“Wilayah yang kuat harus dimulai dari desa dan kelurahan. Jika desa dan kelurahan tertata, masyarakatnya berdaya, dan ekonominya tumbuh, maka pembangunan nasional akan berjalan lebih cepat dan merata,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi daerah-daerah yang mampu membuktikan komitmennya dalam membina desa dan kelurahan secara berkelanjutan.
Prestasi Kelurahan Purwokinanti, menurutnya, menjadi contoh nyata bahwa pembinaan yang konsisten mampu menghasilkan dampak positif bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam





