Jogja

Angin Kencang Melanda Sejumlah Wilayah di Jogja, 2 Korban Tewas Tertimpa Pohon

Yudi Permana | 25 Januari 2026, 09:21 WIB
Angin Kencang Melanda Sejumlah Wilayah di Jogja, 2 Korban Tewas Tertimpa Pohon

Akurat.co, Jogja - Dua orang meninggal dunia usai tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jalan Lembah UGM Caturtunggal Depok Sleman, Sabtu (24/01/2026).

Keduanya adalah kakek dan cucu yang kebetulan tengah melintas di sekitar lokasi saat ada angin kencang.

Berdasarkan data laporan situasi kejadian cuaca ekstrem di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), angin kencang terjadi sejak Jumat 23 Januari 2026 malam, tepatnya 21:20 WIB.

Kabupaten Sleman jadi wilayah yang paling banyak terdampak. Setidaknya ada di 68 titik di 11 kapanewon. "Dampaknya ada dua korban jiwa. Terdapat 62 pohon tumbang, 14 akses jalan terganggu, 13 jaringan listrik rusak, 35 rumah rusak dan 6 kendaraan, 1 jaringan internet," kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Runuh Haryata.
 

Di Kota Yogyakarta terdapat di 16 titik di delapan kemantren. Dampaknya 14 Pohon tumbang, 1 Tempat Usaha dan 1 Tower. Di Kabupaten Bantul ada di 8 titik kejadian di 3 Kapanewon. Mengakibatkan 7 Pohon tumbang, 1 rumah rusak dan 1 akses jalan nasional.

Satu rumah rusak dan satu pohon tumbang di Kapanewon Kalibawang Kulon Progo. Dan di Kabupaten Gunungkidul nihil kejadian.

Sementara itu, berdasarkan analisis kondisi meteorologi. Angin kencang yang terjadi di beberapa wilayah di DIY dipicu oleh Aktivitas angin kencang di lapisan udara atas yakni 925 mb (762 meter) di sekitar wilayah Jawa dengan kecepatan berkisar antara 10 – 45 Knots (18 - 83 km/jam).

Hal ini diakibatkan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis “Luana” di Sekitar Pantai Barat Laut Australia, sehingga dataran yang bertopografi yang cukup tinggi berpotensi terdampak oleh angin kencang tersebut.
 

Fenomena ini bersifat lokal dan sementara, namun tetap berpotensi menimbulkan dampak seperti pohon tumbang, kerusakan ringan bangunan, serta gangguan aktivitas masyarakat.

Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada serta Menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho, bangunan yang rentan, saat angin kencang terjadi.

"Untuk beberapa hari kedepan kecepatan angin diprediksi menurun," ujar Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.