Jogja

Sharing GM PLN DIY dengan Mahasiswa UGM, Dunia Kerja Butuh Manusia Berintegritas

Haris Ma'ani | 5 Oktober 2026, 17:45 WIB
Sharing GM PLN DIY dengan Mahasiswa UGM, Dunia Kerja Butuh Manusia Berintegritas
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo bersama dosen dan mahasiswa DTETI FT UGM berfoto bersama usai Seminar Umum “Bekal Berkarya dari Kampus ke Dunia Kerja” di Yogyakarta, Jumat (2/10/2026). -foto: PLN DIY

Akurat.co,Jogja-General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo membagikan pengalamannya di hadapan mahasiswa UGM.

Deri menjadi pemateri Seminar Umum bertajuk “Bekal Berkarya dari Kampus ke Dunia Kerja” yang digelar Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik UGM, Jumat (2/10).

Dalam kesempatan tersebut, Deri berbagi pengalaman kepada mahasiswa mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki dunia kerja.

Baca Juga: PLN DIY Dorong Mahasiswa Pahami Transisi Energi

Tidak hanya kompetensi akademik dan teknis, Deri menekankan pentingnya karakter, integritas, kerendahan hati, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Menurut Deri, mahasiswa perlu membangun kebiasaan positif sejak berada di bangku kuliah, termasuk kemauan untuk berbagi ilmu, menjaga hubungan baik dengan orang lain, serta tidak merasa lebih unggul dibandingkan orang lain ketika memasuki dunia profesional.

“Di dunia kerja jangan pelit berbagi ilmu, pegang teguh integritas, selalu senyum dan membangun hubungan baik dengan rekan kerja.

Jangan merasa paling hebat atau sombong. Yang tidak kalah penting adalah berbakti kepada orang tua, karena ridha orang tua menjadi salah satu jalan keberkahan dan rezeki,” kata Deri.

Deri mengatakan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan akan semakin bermakna apabila disertai dengan integritas dan kemauan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Menurutnya, dunia kerja tidak hanya membutuhkan orang yang memiliki kemampuan teknis, tetapi juga pribadi yang mampu bekerja sama, menghargai orang lain, dan terus belajar.

“Ilmu yang kita miliki jangan hanya untuk diri sendiri. Bagikan kepada orang lain dan terus belajar.

Ketika kita bekerja dengan integritas dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, di situlah ilmu yang kita miliki memiliki nilai,” ujarnya.

Ia menambahkan, pesan tersebut juga relevan dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila yang menjadi momentum untuk menanamkan nilai integritas, gotong royong, kepedulian, dan pengabdian kepada generasi muda.

Pesan tersebut mendapat respons positif dari mahasiswa DTETI FT UGM.

Bagus dan Grego, mahasiswa yang mengikuti seminar, menilai materi yang disampaikan memberikan gambaran mengenai kehidupan dunia kerja sekaligus menjadi pengingat agar persiapan menghadapi dunia profesional dilakukan sejak masa perkuliahan.

“Kami mendapatkan banyak insight mengenai dunia kerja. Lima hal yang disampaikan Pak Deri menjadi bekal penting bagi kami untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional sejak sekarang,” ujar Bagus.

Sementara itu, Dosen DTETI FT UGM, Avrin Nur Widiastuti menyampaikan apresiasi atas kehadiran Deri dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, pengalaman yang dibagikan Deri memberikan perspektif yang relevan bagi mahasiswa, terutama dalam menghadapi perubahan dunia kerja yang berlangsung semakin cepat.

Baca Juga: Layanan Digital PLN Mudahkan Pelanggan

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pak Deri. Ini luar biasa karena beliau membekali anak-anak kami dengan fundamental yang kuat, terlebih dalam kondisi yang serba cepat berubah.

Apa yang disampaikan sangat relevan dan penyampaiannya juga menyenangkan sehingga dapat diterima dengan baik oleh mahasiswa,” ujar Avrin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.