Astra Motor Yogyakarta Gelorakan Aman Berkendara bagi Pelajar SMKN 1 Purworejo

Akurat.co, Jogja - Sebanyak 425 pelajar kelas X dan XI SMKN 1 Purworejo mengikuti pelatihan aman berkendara bersama tim Safety Riding Astra Motor Yogyakarta.
Mereka mendapatkan pembekalan tentang kesadaran keselamatan berkendara terlebih dahulu.
Ini penting, agar pola pikir terhadap keselamatan berkendara dapat tertanam dengan baik.
Pelatihan ini adalah hasil kolaborasi antara pihak sekolah dengan Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu dan Banyumas.
Baca Juga: Spesial Bulan Ramadhan, Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Thank You Very March
Kegiatan ini jadi langkah preventif sekolah dalam melindungi siswanya. Mengingat sebagian besar siswa mengandalkan sepeda motor sebagai moda transportasi utama menuju sekolah.
Pembekalan safety riding dinilai sebagai kebutuhan mendesak. Bukan sekadar imbauan rutin.
"Tidak dapat dipungkiri, angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia remaja itu sangat tinggi. Ini juga menjadi perhatian serius bagi dunia pendidikan dan pelaku industri otomotif," kata Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Julius Armando.
Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Pengalaman Night Ride Bersama Komunitas Vario
Tidak hanya teori, para siswa juga diajak mencoba alat simulator berkendara Honda Riding Trainer.
Alat simulator berkendara ini dirancang khusus untuk melatih kepekaan pengendara dalam meningkatkan prediksi kondisi bahaya di jalan raya sehingga para peserta dapat terhindar dari resiko kecelakaan.
“Kolaborasi untuk terus memprioritaskan kepentingan keselamatan berkendara merupakan hal yang selalu kami harapkan ada di setiap pengendara terutama generasi muda saat ini," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa SMK N 1 Purworejo juga di jadwalkan untuk mengasah skill berkendara mereka secara profesional di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta.
Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Kembali Gelar Program Donor Darah, Diikuti Konsumen
Khususnya untuk para Petugas Keamanan Sekolah (PKS) yang beranggotakan 25 peserta dari berbagai kelas dan jurusan.
Langkah ini bertujuan untuk menjadikan anggota PKS sebagai role model atau duta keselamatan berkendara bagi rekan-rekan mereka di sekolah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









