Jogja

Usaha Getuk Goreng di Selatan Bantul Mulai Bertumbuh

Haris Ma'ani | 24 September 2026, 05:48 WIB
Usaha Getuk Goreng di Selatan Bantul Mulai Bertumbuh
Getuk goreng Bu Hesti, pelopor getuk goireng di kawasan selatan Bantul. -foto: oemkab bantul

Akurat.co,Jogja-Geliat pariwisata di selatan Kabupaten Bantul turut menumbuhkan usaha kuliner lokal, yakni getuk goreng.

Salah satunya dikembangkan Bu Hesti, warga Kalurahan Poncosari, Kecamatan Srandakan.

Berawal dari keresahan warga yang harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan getuk goreng, Bu Hesti melihat adanya peluang untuk menghadirkan produk tersebut di wilayahnya.

Baca Juga: Kulineran Apem Kelapa Muda Bu Maryati Kalasan yang Uenak, Wajib Coba Nih

Sejak 2022, ia mulai memproduksi getuk goreng secara mandiri bersama suaminya.

Belajar secara autodidak, Bu Hesti melakukan beberapa kali percobaan hingga menemukan resep yang sesuai.

Dengan bahan utama ketela pohon dan gula Jawa, produk tersebut kemudian berkembang dan mulai dikenal masyarakat.

“Awalnya banyak yang mengeluh kalau mau membeli getuk goreng harus pergi jauh. Dari situ saya mencoba membuat sendiri.

Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya menemukan resep yang pas,” ungkap Hesti dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul, Kamis (24/9).

Pertumbuhan aktivitas wisata di kawasan selatan juga memberikan ruang pemasaran yang semakin luas.

Produk getuk goreng tersebut kini dipasarkan di kawasan Pantai Baru dan sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS).

Sebagian produk bahkan dipasok kepada pelaku usaha lain untuk dijual kembali.

Dari usaha yang semula dikerjakan berdua, kini produksinya telah melibatkan 17 pekerja.

Kapasitas produksi mencapai sekitar tujuh kuintal per hari, dengan pilihan kemasan Rp10 ribu, Rp15 ribu, dan Rp20 ribu.

Getuk goreng yang diproduksi tersedia dalam empat varian, yakni original, durian, nangka, dan cokelat.

Baca Juga: Alasan Kenapa Kuliner Khas Jogja Ini Dinamakan Serabi Kocor

Varian original menjadi salah satu yang paling diminati, dengan masa simpan sekitar tiga hari.

Ke depan, Hesti berharap gethuk goreng dapat berkembang menjadi salah satu produk oleh-oleh khas kawasan wisata selatan Bantul.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.