Sepanjang Oktober 2025 20 Rumah Rusak karena Cuaca Ekstrem, BPBD Kota Jogja Imbau Warga Waspada

Akurat.co,Jogja-Cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini telah merobohkan sedikitnya 20 rumah warga Kota Jogja.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan memantau perkembangan setiap hari.
Selain 20 rumah rusak, 22 pohon tumbang, 11 lokasi dahan patah, 4 kendaraan terdampak, serta 10 titik akses jalan terganggu.
Selain itu, terdapat 2 baliho roboh, 5 jaringan listrik terputus, dan 2 jaringan telepon terganggu.
“Dari kejadian tersebut, dua orang dilaporkan menjadi korban tertimpa papan nama,” ungkap Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Yogyakarta, Darmanto dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
Guna mengantisipasi kejadian terulang, BPBD Kota Yogyakarta saat ini tengah menyusun Keputusan Wali Kota (Kepwal) tentang Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, yang telah memasuki proses pembahasan di Bagian Hukum Setda Kota Yogyakarta.
“Dengan penetapan status siaga darurat, penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi, sehingga dampak terhadap masyarakat dan infrastruktur kota dapat diminimalkan,” ungkapnya.
Sebelumnya, BPBD Kota Yogyakarta telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.4/1155 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrem pada September 2025.
Surat tersebut ditujukan kepada seluruh perangkat daerah dan relawan Kampung Tangguh Bencana (KTB) untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi hujan lebat, angin kencang, dan potensi tanah longsor.
Selain penerbitan SE, Darmanto mengungkapkan pihaknya juga telah melakukan beberapa langkah teknis dalam menghadapi musim penghujan, seperti menghimbau masyarakat dengan menerbitkan surat imbauan yang ditujukan ke kemantren se-Kota Yogyakarta agar melaksanakan apel siaga relawan di wilayah masing-masing
“Kami imbau agar kalau terjadi sesuatu di wilayah itu mereka langsung tanggap harus apa dan bagaimana sehingga meminimalkan dampaknya dan tidak korban,” katanya.
Baca Juga: Matahari Kayak Lagi Diskon, Ini Penyebab Cuaca Panas yang Melanda Jogja
Pihaknya juga melakukan perbaikan unit Early Warning System (EWS) Banjir di tiga sungai besar hingga menjadwalkan simulasi penggunaan EWS secara serentak di seluruh Kota Yogyakarta.
“EWS manual ada 17 titik dan EWS automatic ada 9 titik. Semuanya tidak ada yang rusak hanya perawatan rutin, misal perawatan pada aki. Jadi semua siap digunakan,” jelasnya.
Darmanto juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan memantau perkembangan cuaca setiap hari.
Masyarakat dapat memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan BPBD, serta segera melaporkan jika terjadi keadaan darurat ke Pusdalops BPBD Kota Yogyakarta melalui nomor telepon atau WhatsApp di 0811 2828 911, atau melalui frekuensi radio 149.700 MHz, Duplek-9.750 MHz, Tone 88.5 Hz.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam





