Jogja

5 Fakta Penting Kematian Diplomat Muda Kemlu asal di Kamar Kos, Dimakamkan di Bantul, UGM Anggap Ada Ketidakwajaran

Yudi Permana | 11 Juli 2025, 05:52 WIB
5 Fakta Penting Kematian Diplomat Muda Kemlu asal di Kamar Kos, Dimakamkan di Bantul, UGM Anggap Ada Ketidakwajaran

Akurat.co, Jogja-Sejumlah fakta penting mengiringi kematian diplomat muda asal Bantul, Yogyakarta, Arya Daru Pangayungan (ADP).

Kampus tempat almarhum sempat menuntut ilmu, Universitas Gadjah Mada (UGM), meminta pengusutan tuntas penyebab kematian.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut sejumlah fakta pentingnya:

Baca Juga: Terekam CCTV, Ini Momen Terakhir Diplomat Muda Kemlu sebelum Ditemukan Meninggal Dunia

1. Jasad pertama kali ditemukan penjaga kos

Jasad Daru pertama kali ditemukan penjaga kos dengan kondisi kepala terbungkus lakban berwarna kuning, pada Selasa (8/7/2025) pagi.

Ia ditemukan meninggal di kamar kosnya wilayah Jakarta, Jalan Gondangdia Kecil No. 22, Menteng, Jakarta Pusat.

Kasus ini dilaporkan ke polisi sekitar pukul 08.00 WIB. Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkar

2. Sempat lakukan aktivitas buang sampah sebelum masuk kamar

Dari rekaman kamera pengawas (CCTV), almarhum sempat melakukan aktivitas di kosnya pada malam hari sebelum paginya ditemukan meninggal.

Masih menggunakan kemeja ia tampak baru pulang dari aktivitas di luar.

Lalu ia membawa membawa kantong plastik hitam yang diduga berisi sampah untuk dibuang. Tak lama kemudian, almarhum kembali masuk ke dalam kamarnya.

Sejak masuk ke kamarnya, almarhum Daru diketahui tak bisa lagi dihubungi atau diajak komunikasi.

3. Dimakamkan di Bantul, Yogyakarta, keluarga syok

Almarhum Daru dimakamkan di Pemakaman Sunten, yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari rumah duka yang berada di wilayah Bantul.

Baca Juga: Dari Yogyakarta Wapres Gibran Tegaskan Indonesia Sudah Bisa Swasembada Gula pada 2028

Kakak ipar korban, Meta Bagus, kepada media sempat mengungkap proses perjalanan jenazah menuju rumah duka di Bantul pada Rabu (9/7/2025).

"Pemakamannya itu namanya pemakaman Sunten, tiga kilo dari sini," kata Bagus saat ditemui awak media.

Pihak keluarga, kata Meta, mengaku syok mendengar kabar meninggalnya adiknya itu. Daru selama ini dikenal sebagai diplomat berprestasi dengan karier cemerlang.

“Kenangan saya dengan beliau tidak ada yang jelek, senang semua,” ungkap Bagus

4. UGM anggap kematian tak wajar

UGM sebagai tempat Daru sempat menempuh kuliah jurusan Hubungan Internasional meminta polisi mengusut tuntas penyebabnya.

Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan Dr. Arie Sujito kepada wartawan mengatakan, kepergian almarhum tampak tidak wajar.

Baca Juga: Berikut Top 10 PTN Di Indonesia Berdasarkan QS WUR 2026, UGM Nomor Berapa?

“Meninggalnya almarhum yang nampak tidak wajar, perlu diusut tuntas, dan ini demi kemanusiaan dan tanggung jawab perlindungan negara pada warganya,” ujarnya.


5. Kemlu serahkan penyelidikan ke pihak berwajib

Sampai saat ini polisi belum dapat memastikan penyebab kematian Daru.

"Belum dipastikan (pembunuhan), saya juga tidak bisa bilang bukan (pembunuhan). Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan, tidak ada barang yang hilang. Kami masih selidiki,” ucap Kapolsek Menteng Komisaris Rezha Rahandhi.

Kemenlu telah menyerahkan penyelidikan sepenuhnya kepada pihak berwajib.

Polisi kini mendalami motif dan kronologi kematian diplomat muda yang mengejutkan dunia diplomasi Indonesia ini.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.