Jogja

Dari Yogyakarta Wapres Gibran Tegaskan Indonesia Sudah Bisa Swasembada Gula pada 2028

Yudi Permana | 9 Juli 2025, 08:05 WIB
Dari Yogyakarta Wapres Gibran Tegaskan Indonesia Sudah Bisa Swasembada Gula pada 2028


Akurat.co, Jogja-Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa Indonesia harus sudah bisa swasembada gula pada 2028.

Wapres mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi langsung kepada para menteri agar Indonesia mampu memenuhi kebutuhan gula konsumsi secara mandiri mulai tahun depan.

“Dari Pak Presiden (Prabowo) sudah memberikan instruksi langsung ke Pak Menteri, tahun depan harus swasembada gula konsumsi.

Dan juga di 2027, paling lambat 2028 kita harus benar-benar swasembada gula,” tegasnya.

Baca Juga: Cerita Sukses Widarti Pelaku UMKM asal Sleman Tembus Pasar Modern, Pamer Pemanfaatan Medsos dan E-commerce di Hadapan Wapres

“Ini menjadi PR bersama. Kami mohon kerja samanya bapak-ibu semua,” imbuh wapres saat acara “Rembuk Tani Bersama Wapres Menuju Swasembada Gula Nasional” di Yogyakarta, Selasa (8/7/2025).

Turut hadir dalam kegiatan, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, anggota komisi V DPR RI Danang Wicaksana.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, serta Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf.

Untuk mewujudkan target tersebut, wapres menekankan pentingnya adopsi teknologi modern di sektor pertanian.

Salah satu upaya konkret adalah pemanfaatan mekanisasi berbasis digital, termasuk penggunaan drone untuk pemupukan dan penyemprotan tanaman.

“Jadi untuk peningkatan produksi tentu kita tidak bisa lepas dari yang namanya mekanisasi alat-alat modern.

Jadi nanti ada ini, ya, Pak Dirut (PT Pupuk Indonesia), ya, demo penggunaan drone, ini saya kira baik sekali,” tuturnya.

Lebih lanjut, wapres mengajak agar transformasi teknologi pertanian juga melibatkan generasi muda.

Baca Juga: Pembalap Muda Asal Sleman Cetak Sejarah di Lintasan Dunia

Ia menekankan perlunya peran aktif anak-anak muda dalam sistem pertanian modern yang berbasis teknologi.

“Saya juga titip ini pak menteri, untuk lebih banyak melibatkan anak-anak muda karena kita menggunakan mekanisasi alat-alat modern drone.

Ini saya mohon juga lebih banyak anak-anak muda yang dilibatkan,” pintanya.

Selain teknologi, wapres juga menyoroti pentingnya riset dan inovasi dalam pengembangan budidaya dan hilirisasi tebu.

Baca Juga: Telusuri Pelaku Aksi Pelemparan KA Sancara, Ini yang Dilakukan KAI Daops 6 Yogyakarta

Ia mendorong agar potensi akademis di DIY dapat dimanfaatkan dalam pengembangan varietas unggul dan produk turunan tebu seperti etanol.

“Lalu, karena di Jogja ini banyak akademisi orang-orang pintar tentunya, banyak libatkan mereka untuk R&D (penelitian dan pengembangan) untuk bibit dan juga untuk nanti ke depan masalah hilirisasi tebu yang nanti kaitannya dengan etanol,” imbaunya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.