Jogja

Terungkap Hubungan Historis Kabupaten Batang dengan Kasultanan Yogyakarta, Ratu Batang Pernah Menikah dengan Sultan Agung

M. Mubin Wibawa | 14 Oktober 2025, 08:05 WIB
Terungkap Hubungan Historis Kabupaten Batang dengan Kasultanan Yogyakarta, Ratu Batang Pernah Menikah dengan Sultan Agung

Akurat.co,Jogja-Wilayah Kabupaten Batang di Jawa Tengah ternyata memiliki garis historis dengan Kasultanan Yogyakarta.

Hal tersebut terungkap dari kisah sejarah pernikahan antara Ratu Batang dengan Sultan Agung,Raja Mataram ketiga yang membawa kasultanan mencapai puncak kejayaan.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan menjelaskan, dalam catatan sejarah, Ratu Batang pernah menikah dengan Sultan Agung, dan keduanya dimakamkan berdampingan di Imogiri.

Hubungan itu menjadi salah satu dasar penting dalam penelusuran asal-usul Batang dan peranannya dalam sejarah Mataram.

Baca Juga: Pusat Pangkas Dana Transfer Ke Daerah, Komisi A DPRD DIY Tegaskan Komitmen pada Penguatan Fiskal Daerah

“Kami juga ingin menggali sejarah terkait dengan detil berdirinya Kabupaten Batang," kata Faiz seusai bertemu Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Senin (13/10/2025).

Faiz menyebut, dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan keinginan belajar kepada Ngarso Dalem.

Sekaligus bagaimana pemerintah daerahnya menumbuhkan sejarah dan kesadaran sejarah untuk membentuk jati diri masyarakat di Batang.

Faiz menyebut, Sri Sultan menyambut baik niat tersebut dan memberikan dukungan penuh agar riset sejarah Batang dapat dilakukan lebih luas.

“Ngarso Dalem sangat mendukung apa yang menjadi cita-cita kita bersama untuk menggali sejarah kembali Kabupaten Batang," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, menurut Faiz, Sri Sultan juga menitipkan pesan agar tim riset Batang dapat menelusuri arsip hingga ke luar negeri.

Baca Juga: Sudah Naik Bus Listrik Jogja yang Masih Gratis? Ini 5 Fakta Menariknya

“Sekaligus juga tadi karena akan ada utusan yang ke Belanda untuk menggali sejarah juga dititipkan untuk Mangkubumi itu, untuk literasi-literasi yang terkait dengan sejarah Kabupaten Batang untuk juga dicari di sana,” ucap Faiz.

Selain menggali sejarah, Pemkab Batang juga mengundang Sultan Hamengku Buwono X untuk hadir dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Batang.

Undangan itu dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya mempererat hubungan historis antara Batang dan Kasultanan.

“Ngarso Dalam itu sudah pernah datang ke Batang tahun 2013 dan ini juga menjadi sebuah hubungan, memperkuat hubungan kembali antara Kasultanan Yogyakarta dengan Kabupaten Batang,” urai Faiz.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.