Jogja

Geliat Usaha Produk Panahan Tradisional Jemparingan Kulon Progo, Ingin Usaha Lebih Dikenal

Yudi Permana | 1 November 2025, 15:05 WIB
Geliat Usaha Produk Panahan Tradisional Jemparingan Kulon Progo, Ingin Usaha Lebih Dikenal

Akurat.co,Jogja-Di Yogyakarta berkembang permainan panahan tradisional, yang dikenal dengan nama Jemparingan.

Dulunya, Jemparingan merupakan aktifitas panahan yang berkembang dikalangan keraton. Namun setelah era 90an sudah mulai bisa diakses masyarakat. Masyarakat biasa boleh belajar dan melakukannya.

Di Kabupaten Kulon Progo tumbuh salah satu usaha pembuatan produk Jemparingan. Usaha ini bernama JemparingKU, yang beralamat di Ngulakan, Hargorejo, Kokap.

Baca Juga: Setelah Tari Angguk, Tari Sugriwa Subali Kulon Progo Pecahkan Rekor MURI, Libatkan 7.400 Penari

Pemilik usaha JemparingKU, Joko Triyanto menyampaikan bahwa usahanya saat ini berfokus pada produk panahan tradisional.

Harga produk panah JemparingKu berkisar antara Rp350 ribu-Rp1,2 juta, tergantung jenis, bahan, mutu dan permintaan konsumen.

Sebagai perajin, ia berharap produknya bisa lebih dikenal luas lagi. "Llebih mudah untuk memperkenalkan sekaligus juga memasarkan, dan lebih banyak hasil-hasil kerajinan panah ini bisa dikenal dan dipasarkan di masyarakat," harapnya.

Selain membuat produk Jemparingan, ia juga memproduksi prototype panahan prestasi.

Mendapat dukungan dari Pemkab Kulon Progo

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mendorong upaya pelestarian dan pengembangan potensi seni budaya lokal Jemparingan.

"Jemparingan sudah menjadi ikon budaya di Kulon Progo, sudah sepatutnya menjadi tugas kita semua untuk mengangkat, mempublikasikan dan menyebarluaskan tradisi permainan, olah raga tradisional ini kepada khalayak," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Kulon Progo, Agung Kurniawan, S.IP., M.Si.

Baca Juga: Gunung Gajah, Destinasi Wisata Alternatif dengan View Alam yang Apik di Kulon Progo

Sekjen Jemparing Bandul Nusantara yang sekaligus juga Kepala Dinas Kebudayaan(kundho kabudayan) Kabupaten Kulon Progo, Joko Mursito menyampaikan, jemparingan yang sekarang sedang digalakkan dan dikembangkan adalah jemparingan gagrak mataram, yang berkiblat pada kasultanan mataram.

Lebih lanjut, Joko mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan berbagai upaya untuk melestarikan dan mengembangkan jemparingan, tidak hanya sekedar sebagai wujud seni budaya namun menjadi ajang atraksi wisata budaya dan sekaligus juga sebagai olah raga.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.