Peringati 70 Tahun Hubungan Diplomatik dengan RI, Mongolia Jajaki Kerja sama dengan Pemkot Jogja

Akurat.co,Jogja-Pada 2026 mendatang, hubungan diplomatik Indonesia-Mongolia berusia 70 tahun. Pemerintah Mongolia semakin mempererat kerja sama, salah satunya penjajakan kemitraan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja.
Penjajakan kerja sama bersamaan dengan kunjungan kehormatan dari Duta Besar Mongolia untuk Republik Indonesia, Dashnyam Enkhtaivan ke Pemkot Jogja. Kunjungan disambut Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan.
Dalam kesempatan tersebut, Enkhtaivan menyampaikan, Pemerintah Mongolia telah membuka kembali Kedutaan Besar Mongolia di Jakarta pada tahun 2024, setelah sempat ditutup pada 2017 karena beberapa isu politik.
Menurutnya, pembukaan kembali ini menjadi bukti eratnya hubungan antara Mongolia dan Indonesia yang telah terjalin lama, baik secara tradisional maupun historis.
Enkhtaivan menambahkan bahwa kunjungan ke Kota Yogyakarta merupakan langkah penting untuk menjajaki kerja sama yang lebih intensif di berbagai bidang, khususnya budaya, pendidikan, dan pariwisata.
Baca Juga: Ingin Libur Nataru? Sudah Bisa Pesen Tiket Kereta Dari Sekarang, Loh...
Apalagi, tahun 2026 akan menjadi peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Mongolia–Indonesia.
“Kami berharap dapat mengadakan berbagai kegiatan untuk mempromosikan Mongolia di Indonesia, khususnya di Yogyakarta.
Tahun depan juga akan ada delegasi dari Mongolia, termasuk delegasi Buddhis, yang berkunjung ke Yogyakarta dalam rangka memperingati hubungan diplomatik tersebut,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pihak Kedutaan Mongolia juga mengusulkan pembentukan nota kesepahaman antara salah satu kota di Mongolia dengan Kota Yogyakarta, sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi di bidang kebudayaan, pendidikan, dan pariwisata.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Duta Besar Mongolia beserta delegasi.
Ia menyebut kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan persahabatan antara kedua negara.
“Kami berharap kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan, terutama dalam pengembangan kebudayaan, pendidikan, pariwisata, dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Wawan.
Baca Juga: Tanamkan Nilai Pancasila, Pemkab Sleman Gelar Pembinaan Wawasan Kebangsaan Sasar Seluruh Kalurahan
Wawan juga menjelaskan potensi besar yang dimiliki Kota Yogyakarta, baik sebagai Kota Pendidikan dengan lebih dari 100 perguruan tinggi, maupun Kota Pariwisata terbesar kedua setelah Bali.
Ia menyampaikan bahwa Yogyakarta memiliki berbagai festival budaya berskala nasional dan internasional, salah satunya Mayang Jogja Night Carnival (WJNC) yang digelar setiap 7 Oktober dalam rangka hari jadi Kota Yogyakarta.
“Kami sangat terbuka jika Mongolia dapat berpartisipasi dalam Mayang Jogja Night Carnival tahun depan. Ini bisa menjadi wadah pertukaran budaya antara dua bangsa yang sama-sama menjunjung nilai seni dan tradisi,” kata Wawan dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dosen dan Mahasiswa UAJY Sabet Juara 1 di Konferensi Asia Singapura
- 2UIN Sunan Kalijaga Peringkat 2 Kampus Terbaik Indonesia versi WUR 2027
- 3Jajan Oleh-Oleh Khas Bantul di Geplak Mbok Tumpuk, Peyek Tumpuknya Legend
- 4Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY
- 5Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 6PLN DIY Dorong Mahasiswa Pahami Transisi Energi
- 7Saling Salip di Tikungan Akhir Jepang, Badly Ayatullah Persembahkan Podium IM4AC 2026
- 8Rumaket 2026, Cara Pemkot Yogya Dekatkan Wayang ke Gen Z
- 9Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 10Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY





