Jogja

Semula Rp15.000, Tiket Masuk 9 Pantai di Bantul Barat Kini Hanya Rp5.000

Haris Ma'ani | 3 Juli 2026, 10:18 WIB
Semula Rp15.000, Tiket Masuk 9 Pantai di Bantul Barat Kini Hanya Rp5.000
Suasana di Pantai Baru, Bantul, yang mengalami penurunan tiket masuk. (foto: dok.pemda diy)

Akurat.co,Jogja-Tiket masuk sembilan pantai di Bantul mengalami penurunan dari awalnya Rp15.000 menjadi Rp5.000 saja.

Penurunan tarif Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) berlaku untuk pantai-pantai di wilayah barat Bantul.

Kesembilan pantai adalah, Pantai Baros, Samas, Pandansari, Goa Cemara, Cangkring, Tanggul Tirto, Pandansimo, Kuwaru, dan Pantai Baru.

Tarif berlaku mulai Rabu, 1 Juli 2026.

Baca Juga: Menikmati Deburan Ombak dan View Pesawat Terbang di Pantai Congot

Penyesuaian tarif ini berdasarkan Peraturan Bupati Bantul Nomor 48 Tahun 2026 tentang Perubahan Tarif Retribusi Jasa Usaha atas Pelayanan Tempat Rekreasi, Pariwisata, dan Olahraga serta Retribusi Jasa Usaha atas Penjualan Produksi Usaha Daerah.

Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta mengatakan bahwa sebelumnya banyak mobil yang putar balik karena tarif Rp15.000 yang dianggap memberatkan para wisatawan.

Ia berharap dengan penyesuaian tarif ini akan lebih banyak lagi masyarakat yang berwisata di sejumlah pantai di wilayah Kabupaten Bantul.

“Sebelumnya banyak mobil-mobil wisatawan yang putar balik karena tarif masuk Rp15.000 dianggap terlalu mahal oleh wisatawan.

Semoga dengan penyesuaian tarif menjadi Rp5.000 ini, wisatawan akan semakin ramai berkunjung ke Pantai Goa Cemara dan sekitarnya,” ucap Aris dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga: Merasakan Keindahan Pantai Pasir Putih Kayu Arum yang Serasa Private Beach

Selama ini kunjungan wisata pantai lebih banyak di wilayah timur yaitu Pantai Parangtritis dan Depok.

Adanya penyesuaian tarif ini diharapkan dapat memeratakan kunjungan wisatawan.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.