Sambut Hampir 5.800 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suka Digelar 19-20 Agustus

Akurat.co,Jogja-UIN Sunan Kalijaga siap menyambut hampir 5.800 mahasiswa baru (maba) dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026.
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, menegaskan bahwa PBAK merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan identitas dan budaya akademik universitas kepada mahasiswa baru.
Menurutnya, kesan pertama yang diterima mahasiswa akan sangat menentukan pengalaman mereka selama menempuh pendidikan.
Baca Juga: Mahasiswa KKN UIN Jogja Kenalkan Game Kartu Edukasi Stop Bullying Siswa SD di Kalbar
“Tahun ini kita menerima sekitar 5.700 hingga 5.800 mahasiswa baru, meningkat sekitar 600 mahasiswa dibandingkan tahun lalu," katanya dikutip dari laman resmi UIN, Senin (10/8).
Menurut Noorhaidi peningkatan jumlah maba menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap UIN Sunan Kalijaga terus meningkat.
"Karena itu, sambutlah mereka dengan senyum terbaik, keramahan, dan pelayanan terbaik. Tunjukkan bahwa UIN Sunan Kalijaga memang tempat yang tepat untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensi,” ujarnya.
Prof. Noorhaidi juga menyoroti hadirnya angkatan pertama Fakultas Kedokteran sebagai tonggak penting perkembangan universitas.
Sebanyak 50 mahasiswa terbaik berhasil terpilih dari sekitar 600 pendaftar, sebuah capaian yang memperkuat posisi UIN Sunan Kalijaga sebagai perguruan tinggi Islam yang terus berkembang menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman.
PBAK UIN Suka 2026 akan diselenggarakan pada 19–21 Agustus 2026. UIN juga secara resmi telah mengukuhkan panitia PBAK tingkat universitas dan fakultas pada Rabu (6/8).
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Abdur Rozaki menegaskan bahwa PBAK 2026 akan diselenggarakan dengan mengedepankan tiga prinsip utama.
Baca Juga: Kampus 2 UIN Sunan Kalijaga Segera Dibangun di Bantul
Pertama yakni anti-bullying, yakni seluruh proses dan materi PBAK dipastikan bebas dari perundungan.
Kedua, yakni prinsip kreativitas. Penyambutan di tingkat fakultas dirancang unik dan inovatif guna menonjolkan identitas serta karakter keilmuan masing-masing. Ketiga, yakni prinsip persahabatan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Raih 33 Suara, Guru Besar ITB Resmi Terpilih Jadi Rektor Baru UPN Veteran Yogyakarta
- 2Siap-siap! Perusahaan di Gunungkidul Buka 1.000 Lapangan Kerja Baru
- 3Heboh Grup Chat Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa Teknik, Ini Pernyataan UGM
- 4DIY Bebas Rabies, Kenapa Sleman Malah Gelar Vaksinasi Gratis Gede-gedean?
- 5Bus Pengunjung Taman Pintar Bisa Turunkan Rombongan di Jalan Sriwedari
- 6Resmikan Korea Center, UAJY Perkuat Kerja Sama dan Pengenalan Budaya Korea
- 7Cerita Warga Gunungkidul di Musim Kemarau, Tak Sanggup Lagi Memikul Air dari Lokasi Jauh
- 8Musim Hujan DIY Mulai November 2026, Dua Wilayah Ini Bakal Basah Duluan
- 9Jajan Oleh-Oleh Khas Bantul di Geplak Mbok Tumpuk, Peyek Tumpuknya Legend
- 10UIN Sunan Kalijaga Peringkat 2 Kampus Terbaik Indonesia versi WUR 2027





