Jogja

Kalah dari Persik, Pelatih PSS Pieter Huistra Sebut Timnya Kurang Beruntung

Haris Ma'ani | 23 Oktober 2026, 07:44 WIB
Kalah dari Persik, Pelatih PSS Pieter Huistra Sebut Timnya Kurang Beruntung
PSS Sleman takluk di kandang Persik 1-2, Kamis (22/10). -foto: Ileague.

Akurat.co,Jogja-PSS Sleman kembali menelan kekalahan setelah taklul dari Persik Kediri 1-2 di Stadion Brawijaya, Kediri, Kamis (22/10).

Macan Putih, julukan Persik, unggul melalui brace Ernesto Gomez, masing-masing melalui eksekusi penalti pada menit ke-7 dan gol pada menit ke-42.

Sedangkan Elang Jawa hanya mampu membalas lewat aksi Melvyn Lorenzen pada menit ke-31.

Baca Juga: Cari Bibit Unggul, Askab PSSI Sleman Gelar Liga Anak Sleman 2026  

Sebenarnya, PSS juga sempat mencetak gol yang membuat skor imbang jadi 2-2 melalui Gustavo Tocantins pada menit ke-63.

Namun gol dianulir usai wasit usai melakukan pengecekan VAR.

Gelandang serang PSS, Riko Simanjuntak dinilai berada dalam posisi offside sebelum gol terjadi.

Kalah dari Persik, Pelatih PSS, Pieter Huistra menyebut timnya hanya kurang beruntung saja.

"Laga yang bagus. Kedua tim coba untuk memperagakan sepak bola yang bagus.

Dari analisa saya, kita main bagus setelah cetak gol, kita kemudian bisa main dominan.

Untuk gol kedua Persik adalah akibat dari kesalahan pemain belakang. Kita harusnya bisa lebih fokus,” katanya.

Menurutnya, gol kedua Persik mestinya tidak boleh terjadi.

"Kita kasih gol terlalu mudah. Kita kurang beruntung hari ini. Seharusnya kita bisa dapatkan poin satu atau bahkan mungkin memenangkan laga ini. Ini pandangan saya,” ucapnya.

Baca Juga: Misi PSS Permalukan Persebaya di GBT

Kekalahan dari Persik ini menjadi kekalahan keempat dari enam laga yang sudah dijalani PSS di awal perjalanannya di BRI Super League 2026/2027.

Saat ini PSS masih berada di papan bawah, tepatnya di peringkat ke-15 dari 18 tim dengan koleksi empat poin hasil dari sekali menang dan sekali imbang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.