Jamin Ketersediaan Sembako Murah, Pemkot Jogja Tambah Warung Mrantasi

Akurat.co,Jogja-Guna menjamin ketersediaan sembako atau kebutuhan pokok yang murah, pemerintah kota (pemkot) Jogja menambah jumlah Warung Mrantasi atau Warung Masyarakat Lan Pedagang Tanggap Inflasi.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo didampingi didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani meresmikan Warung Mrantasi milik Sri Widodo yang berlokasi di Pasar Prawirotaman, Rabu (3/1/2025) kemarin.
Hasto Wardoyo menegaskan, pengendalian inflasi merupakan agenda strategis pemerintah daerah.
Baca Juga: Kemendagri Minta Pemda Kendalikan Harga Pangan untuk Tekan Inflasi, DIY Relatif Terjaga
Berdasarkan dokumen Kerangka Acuan Kegiatan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau masih menjadi penyumbang utama inflasi di Kota Yogyakarta.
“Yogyakarta bukan daerah produsen, sehingga ketergantungan pada pasokan dari sekitar wilayah sangat tinggi,” jelasnya.
Menurut Hasto, ketersediaan pangan sangat menentukan stabilitas harga, terlebih karena permintaan meningkat seiring posisi Yogyakarta sebagai kota wisata.
Terdapat 85 warung Mrantasi di Kota Jogja
Program Mrantasi sebelumnya telah berjalan efektif di Pasar Beringharjo dengan melibatkan 25 pedagang.
Veronica Ambar Ismuwardani menjelaskan, perkembangan jumlah Warung Mrantasi
Menurutnya saat ini total sudah ada 85 warung dari yang awalnya 25.
"Ada penambahan 60 unit di 37 kios di Prawirotaman, 11 di Sentul, dan 11 di Kranggan,” jelasnya.
Warung-warung tersebut, kata dia, fokus pada penjualan sembako sebagai kebutuhan pokok masyarakat.
Baca Juga: Harga Pangan di Yogyakarta Terkendali, Inflasi Terjaga
Pemilik Warung Mrantasi di Pasar Prawirotaman, Sri Widodo mengatakan sangat terbantu dengan program ini.
“Kami sudah tersedia beras, minyak, tepung, gula pasir, dan mudah mendapatkannya dengan harga lebih murah melalui operasi pasar.
Harapannya, konsumen semakin banyak datang karena harga lebih terjangkau,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Fakta Penting Demo 2 Tahun Prabowo Gibran di Jogja, Berakhir Rusuh, Massa Duduki DPRD hingga Malam
- 2Muhammadiyah Desak Hukum Tegas Pelaku Karhutla Tanpa Pandang Bulu
- 3Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 4Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 5Hasil BRI Super League: Kalah 5 Laga Beruntun, PSIM Ingin Bangkit di Laga Berikut
- 6Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 7Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 8Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 9Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 10Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya









