Industri Asuransi Indonesia dalam Kondisi Normal - Waspada

Akurat.co, Jogja - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, iklim asuransi di Indonesia saat ini dalam kondisi normal - waspada.
Dalam kurun waktu 6 - 12 ke depan, asuransi Indonesia dalam pemantauan OJK. Terutama untuk melakukan antisipasi hak-hak scott. Sebuah ketentuan atau pembatalan klaim asuransi.
"OJK memang diprioritaskan untuk memperkuat infrastruktur industri asuransi. Termasuk kebijakan yang dikeluarkan penguatan permodalan," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, dalam Indonesia Insurance Summit (IIS) 2026 di Yogyakarta, Jumat (12/06/2026).
Menurutnya, IIS 2026 hadir pada momentum yang sangat penting bagi sektor perasuransian Indonesia. Karena dalam empat tahun terakhir, OJK telah berfokus membangun fondasi yang kuat bagi reformasi sektor perasuransian melalui empat pilar utama.
Penguatan permodalan dan pendalaman pasar, penguatan tata kelola dan manajemen risiko, penguatan ekosistem industri, serta penyelarasan dengan standar dan best practices internasional.
"Oleh karena itu, tahun 2026 kami pandang sebagai fase penting untuk memperkuat implementasi berbagai agenda reformasi yang telah dibangun,” ujar Ogi Prastomiyono.
Lebih lanjut Ogi menjelaskan, beberapa fokus utama OJK pada tahun 2026 mencakup penguatan permodalan tahap pertama, implementasi spin-off unit syariah, penyusunan New Risk-Based Capital (New RBC), serta penguatan tata kelola dan kualitas produk asuransi.
Termasuk persiapan implementasi UUP2SK berupa Program Penjaminan Polis dan penguatan kerangka resolusi perusahaan perasuransian.
Baca Juga: Pemkab Sleman Mulai Jalankan Program Asuransi Pertanian
IIS 2026 ini digelar oleh Dewan Asuransi Indonesia (DAI) bersama seluruh asosiasi perasuransian nasional dengan tema “Insurance in a Volatile World: Strengthening Resilience, Trust & Innovation”.
Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, IIS telah berkembang menjadi forum strategis industri perasuransian Indonesia.
Mempertemukan regulator, pelaku industri, asosiasi, akademisi, mitra internasional, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membahas arah masa depan industri di tengah perubahan global yang semakin cepat.
Penyelenggaraan tahun ini hadir pada momentum yang sangat penting. Industri perasuransian global tengah menghadapi berbagai tantangan baru mulai dari ketidakpastian geopolitik, volatilitas pasar keuangan, perubahan iklim, risiko siber, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga perubahan perilaku konsumen yang mendorong transformasi model bisnis industri secara fundamental.
Baca Juga: UPN “Veteran” Yogyakarta Gandeng OJK Edukasi Mahasiswa tentang Tata Kelola yang Baik
"IIS 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat ketahanan industri menghadapi dinamika global," ungkap Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Yulius Bhayangkara.
Saat ini Industri perasuransian menghadapi lingkungan yang semakin kompleks. Ketidakpastian geopolitik, volatilitas pasar keuangan global, perubahan risiko akibat perkembangan teknologi, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap perlindungan dan pelayanan menuntut industri untuk terus bertransformasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tiket Online PSIM vs Persija Dijual Hari Ini, Simak Baik-baik Jam Penjualannya
- 2Keren, Rasio Ketersediaan Darah PMI Kota Jogja Tertinggi se-Indonesia
- 3Sukses Jual 1.000 Unit V23, iCAR Hadir di Sleman Yogyakarta
- 4Penumpang KA Jarak Jauh Daop 6 Yogyakarta Tembus 10,5 Juta
- 5Antisipasi Banjir Sleman, Pemkab Petakan 3 Wilayah Fokus Mitigasi
- 6SHFC 2026 Digelar di JCM, Sleman Angkat Halal Fashion dan Kriya Lokal
- 7MUNAS VII APTIKOM 2026: UAJY Desak Kampus IT Jadi Pusat Dampak di Era AI
- 8Seri IM4AC 2026 Mandalika, M Badly Incar Podium Beruntun di Rumah
- 9Pelajar Kota Jogja Beradu Kreativitas dan Imajinasi melalui Mural
- 10Terungkap Rahasia di Balik Kemenangan Perdana PSS dengan Skor Besar





