PLN DIY Komitmen Wujudkan Program Listrik Desa 100 Persen

Akurat.co,Jogja-PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta berkomitmen mewujudkan program Listrik Desa (Lisdes) mencapai 100 persen di wilayah DIY.
Untuk mencapai target tersebut, PLN DIY bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY.
Kepala Dinas PUPESDM DIY, Aris Prasena mengatakan kalau di DIY sudah 100 persen kelurahan yang berlistrik.
Baca Juga: Sharing GM PLN DIY dengan Mahasiswa UGM, Dunia Kerja Butuh Manusia Berintegritas
Namun, kata dia, pihaknya masih terus meningkatkan keselamatan ketenagalistrikan dan rasio elektrifikasi yang saat ini mencapai 99,9 persen.
"Program listrik pedesaan dan bantuan pasang baru listrik menjadi ikhtiar pemerintah agar masyarakat dapat mengakses listrik secara keseluruhan,” ujar Aris saat koordinasi dengan PLN DIY, Senin (5/10).
Kegiatan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogro, serta seluruh Manager UP3 di lingkungan PLN UID Yogyakarta, Senin (5/10).
Aris menambahkan, Dinas PUPESDM DIY berperan melakukan sinkronisasi usulan dan verifikasi data dari pemerintah kabupaten/kota sebelum disampaikan kepada PLN sebagai dasar pelaksanaan program.
“Kami siap bersinkronisasi terkait usulan, lokasi, dan database yang perlu diintervensi melalui program listrik pedesaan maupun bantuan pasang baru listrik. Harapannya, satu sampai dua tahun ke depan persoalan ini dapat terselesaikan di DIY,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, PLN memaparkan program Lisdes DIY tahun 2026 yang mencakup 27 lokasi di empat kabupaten, yakni Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, dan Sleman, dengan total 135 calon pelanggan.
Program tersebut mencakup pembangunan 0,25 kilometer jaringan tegangan menengah (JTM), 8,67 kilometer jaringan tegangan rendah (JTR), serta gardu distribusi berkapasitas 300 kVA.
Hingga 5 Oktober 2026, progres pembangunan Lisdes UID Yogyakarta telah mencapai 70,82 persen.
Berdasarkan wilayah kerja, progres UP3 Yogyakarta dan Wonosari telah mencapai 100 persen, UP3 Sedayu 51 persen, dan UP3 Sleman 50 persen.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo mengatakan, sinkronisasi bersama pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan.
"PLN berkomitmen memperluas akses listrik bagi masyarakat di DIY," katanya.
Melalui koordinasi tersebut, PLN dan Pemerintah DIY berkomitmen memperkuat sinergi dalam penyelesaian program Lisdes, termasuk validasi data, kesiapan lokasi, perizinan, dan dukungan pemerintah daerah, sehingga semakin banyak masyarakat dapat menikmati akses listrik yang andal.
Baca Juga: Layanan Digital PLN Mudahkan Pelanggan
Program ini juga sebagai upaya pemerintah dalam melakukan pemerataan pembangunan untuk menciptakan keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.
Ilustrasi petugas PLN UID Yogyakarta saat proses mengangkut tiang listrik menuju lokasi pembangunan jaringan melalui akses perdesaan dalam pelaksanaan Program Lisdes DIY.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dosen dan Mahasiswa UAJY Sabet Juara 1 di Konferensi Asia Singapura
- 2Kejurkab Taekwondo Kulon Progo, Bidik Atlet Porda 2027
- 3Gandeng Mitra Asia hingga Eropa, FSMR ISI Yogyakarta Gelar Pameran Seni JMMK #18
- 4Rumaket 2026, Cara Pemkot Yogya Dekatkan Wayang ke Gen Z
- 5Gelaran Wayang Jogja Night Carnival Targetkan 60 Ribu Pengunjung
- 6Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY
- 7Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 8Saling Salip di Tikungan Akhir Jepang, Badly Ayatullah Persembahkan Podium IM4AC 2026
- 9Gandeng Mitra Asia hingga Eropa, FSMR ISI Yogyakarta Gelar Pameran Seni JMMK #18
- 10Gelaran Wayang Jogja Night Carnival Targetkan 60 Ribu Pengunjung








