Akurat.co, Jogja - Kabupaten Sleman ikut memeriahkan Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2025.
Tingkat propinsi, FKY dipusatkan Kabupaten Gunungkidul. Tepatnya di Lapangan Desa Logandeng Plembon Kidul Kalurahan Logandeng Playen.
Di Kabupaten Sleman, FKY 2025 akan digelar di Sidoagung Godean, Jumat - Sabtu (17-18/10/2025).
Untuk tema FKY tidak ada perbedaan, 'Adoh Ratu, Cedhak Watu'.
Tidak hanya berfungsi sebagai ajang pelestarian budaya, FKY berperan strategis dalam meningkatkan pariwisata daerah dan mendorong
"Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjaga identitas Yogyakarta sebagai pusat budaya, sekaligus memperkuat posisinya di kancah nasional maupun internasional," kata Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Sleman Ishadi Zahid, Rabu (15/10/2025).
FKY Sleman 2025 diawali dengan Pawai Rojo Royo atau hewan ternak berupa kambing.
Pawai digelar Jumat (17/10/2025) dengan start di Halaman Parkir Sendang Bagusan Senuko dan finish di Bulak Balong Bendungan, Sidoagung Godean.
Makna istilah rojo koyo bukan sekedar aset yang dimiliki oleh seseorang. Tetapi menunjukkan hubungan antara manusia dengan alam dan hewan.
Setelah pawai, rangkaian event FKY Sleman diisi berbagai pentas seni khususnya kesenian lokal yang hampir punah.
Salah satu visi besar dalam FKY kali ini untuk nemanamkan kembali budaya kepada generasi muda.
Untuk itu, akan dihadirkan kembali beberapa kesenian yang sudah hampir punah. Seperti Jeber Juwes, Antup, Jathilan Panca Wisesa, Jathilan Lancur, hingga Wayang Topeng Pedhalangan.
"Melalui pertunjukan tersebut, diharapkan anak muda tidak hanya jadi penonton. Namun, ikut tertarik untuk melestarikannya.
Apalagi untuk Jathilan Lancur. Itu yang masih sangat original pakai ekor ayam jago di topinya dan gamelannya menggunakan angklung," jelasnya.