Jogja

Atasi Banjir, Pemkot Jogja Kebut Pembangunan Saluran Air Hujan di Jalan Soepomo

Yudi Permana | 24 Oktober 2025, 11:05 WIB
Atasi Banjir, Pemkot Jogja Kebut Pembangunan Saluran Air Hujan di Jalan Soepomo

Akurat.co,Jogja-Musim hujan yang hampir tiba membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melakukan perbaikan di sejumlah wilayah.

Salah satunya pengerjaan revitalisasi Saluran Air Hujan (SAH) di Jalan Prof. Dr. Soepomo.

Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta mengebut pembangunan untuk mengatasi genangan atau banjir yang kerap terjadi di daerah tersebut, terlebih saat musim hujan.

Kepala DPUPKP Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti, menjelaskan bahwa pembangunan ini menjadi langkah strategis dalam mengatasi genangan yang kerap terjadi setiap tahun di wilayah tersebut.

“Pembangunan drainase di Soepomo itu kami laksanakan untuk mengurangi dampak banjir di kawasan Warungboto dan Pandean," ujarnya.

Baca Juga: 27 Kampung Wisata di Kota Jogja Hanya Separuh yang Aktif, Lainnya Hanya Sebatas Papan Nama

Kawasan tersebut setiap tahun selalu terjadi banjir dan sudah beberapa tahun belum bisa ditangani.

"Alhamdulillah tahun ini Dinas PU sudah bisa menangani,” ujar Umi dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Jumat (24/10/2025).

Revitalisasi dilakukan dengan membangun saluran drainase baru menggunakan box culvert sepanjang 800 meter, mulai dari simpang empat Babaran hingga SDN Glagah.

Selain itu, juga akan melakukan pengerjaan aspal Jalan Prof. Dr. Soepomo sepanjang sekitar 1.400 meter, dari selatan Jalan Veteran hingga tembus ke Jalan Kusumanegara.

Menurutnya, metode box culvert dipilih untuk mempercepat proses pengerjaan sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Dengan menggunakan box culvert, pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat. Setelah dipasang dan ditutup, jalan bisa segera digunakan kembali. Kami sudah menggunakan metode yang paling cepat untuk pembangunan drainase,” terangnya.

Baca Juga: Simak Ketentuan Baru Membawa Powerbank di Kereta Api

Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPUPKP Kota Yogyakarta, Rahmawan Kurniadi menjelaskan, dari total 800 meter panjang saluran yang akan dibangun, saat ini sudah terpasang sekitar 230 meter, atau sekitar 20 persen dari total pekerjaan.

Umi menyebutkan pembangunan SAH di Jalan Prof Dr Soepomo ditargetkan selesai pada 15 Desember 2025.

Selama proses pembangunan berlangsung, DPUPKP menutup sementara sebagian ruas jalan untuk menjaga keamanan pengguna jalan.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.