Jogja

Kasus PMK di Kabupaten Tetangga Mulai Muncul, Pemkot Jogja Siapkan Vaksinasi Hewan Ternak

M. Mubin Wibawa | 30 Januari 2026, 10:05 WIB
Kasus PMK di Kabupaten Tetangga Mulai Muncul, Pemkot Jogja Siapkan Vaksinasi Hewan Ternak

Akurat.co,Jogja-Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di kabupaten tetangga mulai bermunculan.

Sebagai antisipasi, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja menyiapkan langkah vaksinasi hewan ternak sapi, kambing, dan domba pada Februari 2026.

Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sri Panggarti mengatakan sampai kini di Kota Yogyakarta masih nol kasus PMK pada ternak.

Baca Juga: Mahasiswa UMY Ubah Limbah Ternak jadi Kompos Bernilai Ekonomi

Namun, untuk mengantisipasi dan mempertahankan terbebas dari PMK, vaksinasi akan kembali diberikan kepada sapi, kambing dan domba.

“Pemantauan tetap dilaksanakan dan rencana vaksinasi juga terus berjalan,” kata Panggarti, dikutip dari laman resmi pemkot Jogja, Jumat (30/1/2026).

Dia menyatakan rencana vaksinasi PMK di Kota Yogyakarta dilaksanakan pada 3-5 Februari 2026.

Jumlah vaksin yang disiapkan 120 dosis vaksin dengan sasaran sapi 40 ekor, kambing dan domba 160 ekor.

Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta juga memeriksa kondisi ternak untuk mencegah potensi PMK.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sukidi menegaskan sampai sekarang tidak ada temuan kasus PMK di Kota Yogyakarta dan diharapkan tidak ada.

Jumlah ternak sapi, domba dan kambing di Kota Yogyakarta tidak banyak.

Namun tetap mendapatkan perhatian untuk mencegah terkena PMK.

Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta mencatat per Desember 2025, jumlah ternak di Kota Yogyakarta untuk sapi potong 66 ekor, sapi perah 3 ekor, kambing 112 ekor, domba 87 ekor.

Ternak tersebut tersebar di beberapa wilayah di Kota Yogyakarta.

“Itu pasti kami melakukan upaya antisipasi PMK dengan melakukan vaksinasi, dan penyuluhan sebagai upaya pencegahan,” tandas Sukidi.

Baca Juga: Sapi Gagah dan Macho 'Gama UGM' Resmi jadi Sapi Pedaging di Indonesia

PMK disebabkan oleh virus Aphthovirus yang rentan menyerang pada hewan berkuku belah seperti sapi, kambing dan domba.

Dijelaskan gejala-gejala PMK antara lain adanya luka lesi pada mulut dan kaki khususnya bagian kuku.

Kondisi hewan ternak biasanya tidak bisa berdiri dan kadang sampai lepas kuku.

Dampak paling buruk penyakit PMK adalah kematian ternak karena mengakibatkan beberapa penyakit sekunder yang menginfeksi.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.