Kasus PMK di Kabupaten Tetangga Mulai Muncul, Pemkot Jogja Siapkan Vaksinasi Hewan Ternak

Akurat.co,Jogja-Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di kabupaten tetangga mulai bermunculan.
Sebagai antisipasi, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja menyiapkan langkah vaksinasi hewan ternak sapi, kambing, dan domba pada Februari 2026.
Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sri Panggarti mengatakan sampai kini di Kota Yogyakarta masih nol kasus PMK pada ternak.
Baca Juga: Mahasiswa UMY Ubah Limbah Ternak jadi Kompos Bernilai Ekonomi
Namun, untuk mengantisipasi dan mempertahankan terbebas dari PMK, vaksinasi akan kembali diberikan kepada sapi, kambing dan domba.
“Pemantauan tetap dilaksanakan dan rencana vaksinasi juga terus berjalan,” kata Panggarti, dikutip dari laman resmi pemkot Jogja, Jumat (30/1/2026).
Dia menyatakan rencana vaksinasi PMK di Kota Yogyakarta dilaksanakan pada 3-5 Februari 2026.
Jumlah vaksin yang disiapkan 120 dosis vaksin dengan sasaran sapi 40 ekor, kambing dan domba 160 ekor.
Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta juga memeriksa kondisi ternak untuk mencegah potensi PMK.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sukidi menegaskan sampai sekarang tidak ada temuan kasus PMK di Kota Yogyakarta dan diharapkan tidak ada.
Jumlah ternak sapi, domba dan kambing di Kota Yogyakarta tidak banyak.
Namun tetap mendapatkan perhatian untuk mencegah terkena PMK.
Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta mencatat per Desember 2025, jumlah ternak di Kota Yogyakarta untuk sapi potong 66 ekor, sapi perah 3 ekor, kambing 112 ekor, domba 87 ekor.
Ternak tersebut tersebar di beberapa wilayah di Kota Yogyakarta.
“Itu pasti kami melakukan upaya antisipasi PMK dengan melakukan vaksinasi, dan penyuluhan sebagai upaya pencegahan,” tandas Sukidi.
Baca Juga: Sapi Gagah dan Macho 'Gama UGM' Resmi jadi Sapi Pedaging di Indonesia
PMK disebabkan oleh virus Aphthovirus yang rentan menyerang pada hewan berkuku belah seperti sapi, kambing dan domba.
Dijelaskan gejala-gejala PMK antara lain adanya luka lesi pada mulut dan kaki khususnya bagian kuku.
Kondisi hewan ternak biasanya tidak bisa berdiri dan kadang sampai lepas kuku.
Dampak paling buruk penyakit PMK adalah kematian ternak karena mengakibatkan beberapa penyakit sekunder yang menginfeksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dosen dan Mahasiswa UAJY Sabet Juara 1 di Konferensi Asia Singapura
- 2UIN Sunan Kalijaga Peringkat 2 Kampus Terbaik Indonesia versi WUR 2027
- 3Jajan Oleh-Oleh Khas Bantul di Geplak Mbok Tumpuk, Peyek Tumpuknya Legend
- 4Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY
- 5Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 6PLN DIY Dorong Mahasiswa Pahami Transisi Energi
- 7Saling Salip di Tikungan Akhir Jepang, Badly Ayatullah Persembahkan Podium IM4AC 2026
- 8Rumaket 2026, Cara Pemkot Yogya Dekatkan Wayang ke Gen Z
- 9Gedung Baru DPRD DIY, Progres Pekan ke-81 Tembus 91 Persen
- 10Proses Pergantian Kapolri Berlangsung Kilat, Ini Kata Pakar UMY





