Jogja

PT Angkasa Pura Indonesia Beri Bantuan Pengembangan Wisata Hutan Pinus Pengger Rp100 Juta

M. Mubin Wibawa | 23 Oktober 2025, 08:38 WIB
PT Angkasa Pura Indonesia Beri Bantuan Pengembangan Wisata Hutan Pinus Pengger Rp100 Juta

Akurat.co,Jogja-PT Angkasa Pura Indonesia atau Injourney Airports menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pendukung pariwisata operator Hutan Pinus Pengger senilai Rp100 juta.

Disaksikan Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, penyerahan simbolis bantuan CSR Injourney Airports Pariwisata Berkelanjutan tersebut, dilakukan oleh General Manager (GM) Yogyakarta International Airport (YIA), Ruly Artha kepada Ketua Koperasi Notowono, Mangunan, Dlingo, Purwo Harsono, pada Selasa (22/10).

Sekda DIY Ni Made Dwipanti mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Matur nuwun sanget, kami dari Pemda DIY sudah di-support, dibantu dengan program CSR ini," ujar Ni Made Dwipanti Indrayanti.

Baca Juga: 5 Potret Kidung Pertiwi: Harmoni Musik, Alam, dan Budaya di Hutan Pinus Mangunan

Ni Made mengungkapkan, bantuan ini sangat berarti bagi Pemda DIY dan penting bagi pengelola wisata tersebut. Dengan bantuan yang diberikan, pengelola destinasi wisata bisa mengembangkan potensi yang ada menjadi lebih menarik.

Pada kesempatan tersebut, GM YIA, Ruly Artha menuturkan, CSR ini merupakan program berkelanjutan yang diberikan pihaknya khususnya untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana pendukung pariwisata kawasan Hutan Pinus Pengger, yang dikelola warga melalui Koperasi Notowono.

"Hasil diskusi dengan teman-teman kawasan wisata Hutan Pinus Pengger, itu akan dialokasikan untuk penyempurnaan area glamping yang ada di sana. Adapun kemungkinan besar akan dialokasikan untuk 4 area rumah glamping,” papar Ruly.

Menurut Ruly, hutan Pinus merupakan area yang cukup menarik, sehingga pihaknya memilih kawasan Hutan Pinus Pengger sebagai sasaran bantuan.

Baca Juga: Anggrek Astuti Jogja, Cara Baru Menikmati Sajian Kopi di Toko Bunga Anggrek yang Estetik

"Kami melihat di Pengger itu, itu menjadi salah satu spot yang paling bagus dan juga menarik untuk dinikmati masyarakat dalam berwisata dengan program glamping,” kata Ruly.

Ruly yakin, dengan adanya wisata yang bergeliat maka akan berdampak positif pula dalam meningkatkan jumlah trafik penumpang yang ada di Yogyakarta.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.