Jogja

5 Fakta Terbaru Rusaknya Jembatan Kewek, Perbaikan Butuh Rp19 Miliar, Berusia 101 Tahun

M. Mubin Wibawa | 5 Desember 2025, 07:05 WIB
5 Fakta Terbaru Rusaknya Jembatan Kewek, Perbaikan Butuh Rp19 Miliar, Berusia 101 Tahun



Akurat.co,Jogja
-Jembatan Kewek di Kota Yogyakarta mengalami kerusakan.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong perbaikan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selama menunggu perbaikan secara menyeluruh, pemerintah DIY berupaya melakukan perbaikan darurat demi keamanan pengguna jalan.

Baca Juga: Gubernur DIY Sri Sultan HB X Pastikan Kebutuhan Pangan dan BBM Aman saat Libur Natal dan Tahun Baru 2026

Apa saja fakta terbaru dari jembatan tersebut? Berikut uraiannya:

1. Perbaikan memerlukan biaya Rp19 miliar

Perbaikan Jembatan Kewek di Kota Yogyakarta membutuhkan anggaran mencapai Rp 19 miliar.

Angka ini mencakup keseluruhan struktur, termasuk penambahan penyangga yang memerlukan biaya sekitar Rp6 miliar.

Sri Sultan HB X mendorong agar perbaikan bisa menggunakan APBN.

2. Perbaikan darurat

Sultan HB X mengatakan, sembari menunggu tahapan perbaikan, pemerintah sudah berusaha memperbaiki secara darurat. Supaya tidak membahayakan pengguna jalan.

"Kemungkinan tanah longsor. Ya kan? Atau makin turun. Karena banyak yang turun karena banyak hujan,” jelas Sri Sultan, Kamis (4/12/2025).


3. Jembatan patah, kekuatan tinggal 20-30 persen

Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menyebut kondisi Jembatan Kewek saat ini. Di mana mengalami patah.

Di ujungnya ada patah, geser 3, terbuka 3 cm, turun 10 cm, sampai di bawahnya itu juga anjlok.

"Kekuatannya tinggal antara 20–30%," papar Hasto.

4. Berumur 101 tahun

Melihat kondisi tersebut, Hasto menyebut bahwa Sri Sultan HB X telah mengarahkan agar jembatan yang telah berusia 101 tahun ini dibongkar total.

"Ngarsa Dalem sudah mengarahkan, karena ini sudah umurnya 101 tahun, sudah dianggap rusak total sehingga kita bongkar secara keseluruhan," kata Hasto.

Baca Juga: Viral Video Konsumsi Daging Anjing di Bantul, Ini Tanggapan Sri Sultan HB X

Komunikasi intensif dengan Kementerian PU Pusat membuahkan hasil. Hasto bersyukur bahwa dana yang dibutuhkan telah disanggupi.

5. Nilai historis yang akan dipertahankan

Meskipun harus dibongkar total, Wali Kota Hasto menegaskan bahwa nilai sejarah Jembatan Kewek wajib dipertahankan.

Untuk mengenang sejarah tersebut, Pemkot Yogyakarta akan mendokumentasikan jembatan secara menyeluruh, membuat narasi, dan meninggalkan sebagian kecil sebagai penanda yang menjadi bagian dari sejarah panjang Jembatan Kewek.

"Satu catatan bahwa Jembatan Kewek ini kan ada nilai historis yang harus dipertahankan," ujarnya.

Jembatan Kewek ini adalah jembatan yang direncanakan, dan didesain oleh Ngarsa Dalem VIII.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.