Jogja

Muhammadiyah Yogyakarta Sumbang 2 Becak Listrik dan Resmikan Stasiun Pengisian, Dukung Wisata Ramah Lingkungan

M. Mubin Wibawa | 11 Desember 2025, 10:05 WIB
Muhammadiyah Yogyakarta Sumbang 2 Becak Listrik dan Resmikan Stasiun Pengisian, Dukung Wisata Ramah Lingkungan

Akurat.co,Jogja-Muhammadiyah Yogyakarta menyumbang 2 becak listrik atau betrik serta meresmikan stasiun pengisian.

Program becak listrik ini merupakan hasil kerja sama Masyarakat Pemberdayaan Muhammadiyah (MPM) dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Ketua MPM Muhammadiyah Yogyakarta, Muhammad Nurul Yasmin menjelaskan, program pemberdayaan pengemudi becak merupakan bagian dari misi Muhammadiyah dalam menguatkan ekonomi masyarakat, budaya lokal, serta pengembangan teknologi hijau.

Ia menyebut becak dipilih bukan hanya karena nilai ekonominya, tetapi juga keterkaitannya dengan teknologi, budaya, hingga penguatan kelembagaan.

“Dari becak saja, ada banyak hal saling berkaitan teknologi, ekonomi, sosial, budaya. Kita ingin mengembangkan semuanya secara terintegrasi,” ujarnya.

Baca Juga: Pakar Transportasi UGM Sebut Becak Listrik Lebih Manusiawi dan Dukung Konsep Hijau

Ia juga menjelaskan ada penerapan tarif resmi untuk Betrik agar memberikan kepastian bagi penumpang.

Rute layanan meliputi kawasan wisata seperti Keraton, Taman Sari, Alun-Alun, hingga Gudeg Wijilan, dengan home base di Hotel SM Tower. Beberapa unit Betrik juga dilengkapi fitur hiburan seperti musik tradisional.

“Inovasi becak listrik dan charging station ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai titik di Kota Yogyakarta, khususnya kawasan wisata seperti Malioboro.

Kami kesiapan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas penggunaan transportasi ramah lingkungan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Becak Ahmad Dahlan (Pabelan), Edi Rahayu mengucapkan terima kasih kepada MPM, UAD dan Pemkot Yogyakarta dalam melakukan pendampingan, terutama dalam inovasi becak yang ramah lingkungan bagi Kota Yogyakarta.

Baca Juga: Dishub DIY Kampanyekan Becak Kayuh Bertenaga Listrik

“Kami sangat terbantu, kami dipermudah dalam pelatihan dan pendampingan untuk menggunakan becak listrik ini.

Selain itu, juga berdampak dalam ekonomi karena yang tadinya sering nganggur sekarang sering narik becak,” katanya.

Dalam kesempatan pemberian bantuan yang berlangsung Grha Suara Muhammadiyah Tower, Rabu (9/12), Pemkot Yogyakarta diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono.

Yunianto memberikan apresiasi atas hadirnya inovasi becak listrik dan charging station ini.

Ia menilai kehadiran Betrik mampu membantu pengemudi becak memperoleh sumber daya listrik dengan lebih mudah dan terjangkau.

“Ini merupakan upaya memudahkan para pengemudi becak dalam memperoleh daya listrik. Sehingga mampu memproduksi moda transportasi yang bermanfaat, ramah lingkungan, dan praktis,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.