Jogja

4 Luka Terdampak Angin Kencang di Sleman

Yudi Permana | 1 Februari 2026, 12:25 WIB
4 Luka Terdampak Angin Kencang di Sleman

Akurat.co, Jogja - Empat orang terluka akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Sleman, Sabtu (31/01/2026). Semuanya merupakan warga dusun Dhuri Kalurahan Tirtomartani Kapanewon Sleman.

Dua korban mendapatkan perawatan di dua rumah sakit berbeda. Dua korban yang lain dirawat di rumah.

"Angin juga membuat lima sekolah terdampak. Satu SMP dan empat sekolah dasar," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Haris Martapa, Minggu (01/02/2026).

Berdasarkan laporan sementara dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Sleman, Sabtu 31 Januari 2026 pukul 14.00 WIB hingga Minggu 1 Februari 2026 pukul 00.23 WIB, dampak angin ada di Kapanewon Kalasan dan Ngemplak.

Baca Juga: Simak Jadwal Sim Keliling Sleman Februari 2026, Ada Layanan Khusus Malam Minggunya

Kapanewon Kalasan jadi wilayah yang paling banyak terdampak dan hampir merata di semua Kalurahan. Namun terbanyak ada di Kalurahan Selomartani di 44 titik. Kalurahan Tamanmartani di 22 titik, Kalurahan Tirtomartani di 14 titik dan Purwomartani di 13 titik.

Di Kapanewon Ngemplak angin terpantau menimpa dua kalurahan. Sindumartani ada di 19 titik dan Bimomartani di 10 titik.

Termasuk SMPN 2 Kalasan, SDN Tunjungsari 1, SDN Tunjungsari 2 dan SDN Kledokan. "Di SMPN 2 Kalasan, pagar sepanjang 100 meter roboh. Atap di dua ruang kelas dan satu lab TIK bocor," jelasnya.

Sebagian besar pohon tumbang rumah dengan kerusakan yang beragam. Pohon tumbang juga menimpa warung dan kandang ternak. Sedangkan angin mengakibatkan genteng beterbangan.

Baca Juga: Sepanjang 2025, PMI Sleman Distribusikan 39.210 Kantong Darah, Ada yang Dimusnahkan Juga

Untuk pohon yang sempat menutup akses jalan, langsung dikondisikan agar lalu lintas tidak terhambat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.