Ungkapan Haru Budiono, Porter Tertua Stasiun Tugu Dapat Parcel Lebaran

Akurat.co,Jogja-Budiono sudah berusia 76 tahun. Diusianya tersebut, ia tercatat sebagai porter tertua di Stasiun Tugu.
Budiono juga sudah berprofesi sebagai porter selama lebih dari 30 tahun lamanya.
Sepanjang itu, Budiono setia menjalani profesinya membawakan barang-barang penumpang yang turun di Stasiun Tugu.
Baca Juga: Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Disperindag Sleman Gelar Pasar Murah di 16 Titik
Menjelang perayaan Idulfitri 2026, Budiono mendapatkan parcel lebaran yang merupakan inisiasi Dompet Dhuafa bersama Indonesian Hospitality and General Management Association (IHGMA).
Memperoleh parcel yang disampaikan Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan pada Rabu (11/3/2026), Budiono pun terharu.
Ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan.
Baginya, parcel tersebut sangat berarti dan menjadi bentuk perhatian yang membuatnya merasa dihargai atas pekerjaan yang telah lama ia jalani.
“Terima kasih sekali. Parcel ini sangat berarti bagi saya,” ujarnya
Wawan Harmawan menyambut baik kegiatan tersebut.
Ia menilai kolaborasi antara lembaga sosial, dunia usaha, komunitas, dan pemerintah seperti ini merupakan bentuk sinergi yang sangat dibutuhkan untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Menurut Wawan, kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi contoh nyata bagaimana berbagai pihak dapat bersama-sama menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kolaborasi seperti inilah yang kita harapkan terus tumbuh di Kota Yogyakarta. Kolaborasi antara lembaga sosial, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Wawan berharap kegiatan pembagian parcel ini tidak hanya memberikan bantuan secara material, tetapi juga menghadirkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Harapannya kegiatan ini tidak hanya membawa manfaat secara material, tetapi juga menghadirkan rasa kebersamaan, kepedulian, serta penghargaan terhadap kerja keras para pejuang keluarga yang setiap hari mencari nafkah,” ungkapnya.
Baca Juga: Anggaran Dipangkas, Pasar Lebaran Sleman Tak Lagi Ada
Sementara itu, Koordinator Acara Dompet Dhuafa Yogyakarta, Imam Hidayat, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial yang menyasar para pekerja sektor informal di kawasan stasiun.
Ia mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya menyalurkan sebanyak 200 paket parcel para porter, petugas kebersihan, serta loper koran yang bekerja di lingkungan Stasiun Tugu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Fakta Penting Demo 2 Tahun Prabowo Gibran di Jogja, Berakhir Rusuh, Massa Duduki DPRD hingga Malam
- 2Muhammadiyah Desak Hukum Tegas Pelaku Karhutla Tanpa Pandang Bulu
- 3Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 4Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 5Hasil BRI Super League: Kalah 5 Laga Beruntun, PSIM Ingin Bangkit di Laga Berikut
- 6Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 7Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 8Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 9Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 10Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya









