Anggaran Dipangkas, Pasar Lebaran Sleman Tak Lagi Ada

Akurat.co, Jogja - Setiap masuk bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman biasanya rutin menggelar Pasar Lebaran.
Namun, event tahunan yang jadi ajang promosi bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sleman tersebut tidak bisa digelar di 2026 ini.
"Karena efisiensi anggaran. Jadi Pasar Lebaran tahun ini tidak bisa kita selenggarakan," kata Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten (Diskop dan UMKM) Sleman Sri Wahyuni Budiningsih, Jumat (06/03/2026).
Menurutnya, setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp 98 juta menggelar Pasar Lebaran. Dengan asumsi digelar selama tiga hari.
Baca Juga: Pemkab Sleman Pastikan Stok Elpiji dan BBM Aman Jelang Idul Fitri 1447 H
Meski bertajuk Pasar Lebaran, namun tidak sebatas promosi produk lokal saja. Namun juga ada kegiatan pendukung. Seperti lomba-lomba dan kegiatan hiburan.
Diungkapkannya, anggaran yang dipangkas di Diskop dan UMKM Sleman mencapai 62 persen. Untuk itu, sejumlah program unggulan terpaksa tidak digelar lagi.
Sebagai gantinya, Diskop dan UMKM akan membuat katalog digital. Di dalamnya akan berisi daftar-daftar produk yang dijual para pemilik usaha di Kabupaten Sleman. "Secara jangkauannya tentu katalog digital ini lebih luas," ungkapnya.
Padahal menurut Sri Wahyuni, Pasar Lebaran jadi salah satu event penting untuk ajang promosi. Mengingat di Kabupaten Sleman terdapat 110.704 usaha mikro.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Bakal Membayangi Momen Lebaran 2026, BPBD Sleman Siagakan Posko 24 Jam
"Mereka tidak hanya butuh fasilitasi dan pendampingan. Karena yang terpenting adalah barangnya laris karena ada yang beli," jelasnya.
Mengenai pembuatan katalog digital sebagai bentuk upaya Pemkab Sleman untuk tetap mendampingi pelaku UKM di tengah pemangkasan anggaran.
"Mau sebagus apapun program fasilitasi, kalau tidak dilarisi tidak akan berkembang," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 6Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 7Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara









