Tenggelam Saat Memancing, Anak 10 Tahun Asal Sleman Ditemukan Meninggal Dunia

Akurat.co, Jogja - Seorang anak berusia 10 tahun warga Candibinangun Pakem Sleman meninggal dunia setelah tenggelam di dekat tempat tinggalnya, Selasa (30/06/2026).
Korban bernama Awang dan empat orang temannya mendatangi lokasi untuk mancing sekitar pukul 09.15 WIB.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta menerima laporan kejadian pada pukul 10.10 WIB dan segera mengerahkan personel Unit Siaga Basarnas Sleman untuk melakukan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.
"Laporan masuk ke tempat kami sekitar pukul 10.10 WIB dan langsung menuju lokasi," kata Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman, Dhedi Prasetya.
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Warga Sleman yang Tercebur Sumur Kedalaman 10 Meter
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu sedang memancing bersama empat rekannya.
Diduga korban terpeleset hingga terjatuh ke dalam perairan dan tenggelam.
Begitu sampai ke lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan asesmen dan menentukan metode pencarian dengan penyelaman.
"Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan metode penyelaman di lokasi yang diduga menjadi titik tenggelamnya korban. Korban akhirnya berhasil ditemukan pada kedalaman sekitar lima meter dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya.
Baca Juga: Berniat Melihat Sunset, 2 Warga Sleman Tenggelam di Embung Kaliaji Turi
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









