Konferensi Auditor Internal 2026, Bahas Pemanfaatan AI dalam Proses Audit

Akurat.co, Jogja - Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) kembali menggelar Konferensi Auditor Internal (KAI) 2026 di Hotel Alana Yogyakarta, Rabu (08/06/2026) - Kamis (09/06/2026).
Konferensi yang mengangkat tema "Governance 5.0: Redefining Board Oversight and Internal Audit in a Digital-First Era" ini dihadiri oleh pimpinan organisasi, Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Auditor Internal, regulator, akademisi, praktisi tata kelola, manajemen risiko, serta pakar teknologi dari berbagai sektor.
"Ada 669 peserta yang mengikuti konferensi ini. Sedangkan yang diwisuda ada 246 orang," kata Ketua YPAI Setyanto P Santosa dalam konferensi pers, Kamis (09/07/2026).
Konferensi ini menurut Setyanto, telah telah menghasilkan kesepahaman bersama mengenai arah baru tata kelola organisasi Indonesia dalam menghadapi era Artificial Intelligence (AI), transformasi digital, meningkatnya ancaman keamanan siber, serta dinamika geopolitik global.
Baca Juga: Permintaan Tinggi, Pemkot Jogja Kembangkan Kultur Jaringan Pisang
Setelah mengikuti seluruh rangkaian keynote speech, general session, panel discussion, dan forum diskusi, peserta konferensi menyimpulkan bahwa tantangan terbesar organisasi pada masa depan bukan semata-mata bagaimana menguasai teknologi, tetapi bagaimana memastikan teknologi digunakan secara bertanggung jawab melalui tata kelola yang baik, kepemimpinan yang berintegritas dan pengambilan keputusan yang akuntabel.
Peserta konferensi menegaskan bahwa kepercayaan (trust) merupakan aset strategis yang akan menentukan keberhasilan dan keberlanjutan organisasi pada era digital.
"Oleh karena itu, transformasi digital harus berjalan seiring dengan penguatan tata kelola, etika, integritas, manajemen risiko, keamanan siber, serta pengawasan yang efektif," jelasnya.
Berikut rumusan dalam KAI 2026 :
Perubahan Lingkungan Strategis Global
Paradigma Baru Tata Kelola
Implementasi Global Internal Audit Standards (GIAS)
Etika Sebagai Fondasi Tata Kelola
Transformasi Peran Dewan Komisaris, Direksi dan Internal Audit
Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan
Governance 5.0 sebagai Arah Baru Tata Kelola Indonesia
Baca Juga: Penerimaan PBB-P2 di Sleman Capai Rp 79 M
KAI 2026 meyakini, keberhasilan organisasi pada era AI tidak lagi hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang dimiliki.
Tetapi oleh kemampuan organisasi membangun kepercayaan melalui tata kelola yang baik, kepemimpinan yang berintegritas, pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, serta budaya organisasi yang menjunjung tinggi etika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sukses Jual 1.000 Unit V23, iCAR Hadir di Sleman Yogyakarta
- 2Keren, Rasio Ketersediaan Darah PMI Kota Jogja Tertinggi se-Indonesia
- 3Tiket Online PSIM vs Persija Dijual Hari Ini, Simak Baik-baik Jam Penjualannya
- 4Penumpang KA Jarak Jauh Daop 6 Yogyakarta Tembus 10,5 Juta
- 5Antisipasi Banjir Sleman, Pemkab Petakan 3 Wilayah Fokus Mitigasi
- 6SHFC 2026 Digelar di JCM, Sleman Angkat Halal Fashion dan Kriya Lokal
- 7Diva Maulana hingga Oscar Prasetyo Berjaya di Kraton Cup XXVIII 2026
- 8MUNAS VII APTIKOM 2026: UAJY Desak Kampus IT Jadi Pusat Dampak di Era AI
- 9Batas Kelurahan Sleman Tuntas 100%, Sejarah Baru Bagi DIY?
- 10Pelajar Kota Jogja Beradu Kreativitas dan Imajinasi melalui Mural









