Kisah Hanif Ubed Pemuda Bandung Berlari 50 Km Bantu Warga Gunungkidul yang Kesulitan Air

Akurat.co,Jogja- Ubaidillah Hanif atau akrab disapa Hanif Ubed adalah warga Bandung, Yogyakarta yang sudah menetap selama lima tahun di Sleman.
Pemuda 25 tahun lulusan UGM ini baru saja melakukan inisiatif kemanusiaan demi membantu warga Gunungkidul yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang saat ini.
Baca Juga: 37 Tangki Air Bersih Diturunkan Atasi Kekeringan di Rongkop Gunungkidul
Ubed rela berlari sejauh 50 km demi mengumpulkan donasi untuk kebutuhan air bersih masyarakat Gunungkidul.
"Perjalanan ini saya dedikasikan untuk mendukung penyediaan air bersih bagi 50 keluarga yang terdampak kekeringan di Gunungkidul," ujar Ubed mengungkapkan misinya.
Dari aksinya ini, seluruh dana yang terkumpul akan sepenuhnya disumbangkan kepada warga Gunungkidul melalui Dompet Dhuafa.
"Melalui Run for Water, saya bersama Dompet Dhuafa Yogyakarta berikhtiar menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di Gunungkidul," ungkapnya.
Sebagaimana diberitkan krisis air bersih di Kabupaten Gunungkidul semakin meluas seiring puncak musim kemarau.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat bantuan air bersih kini telah disalurkan ke 16 kapanewon atau kecamatan.
Hanya wilayah Karangmojo dan Patuk yang belum terdampak kekeringan.
Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Salurkan Bantuan Air Bersih ke Gunungkidul
Hingga Selasa (1/9/2026), tercatat sebanyak 91.436 jiwa dari 27.805 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan yang tersebar di 353 padukuhan pada 70 kalurahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Fakta Penting Demo 2 Tahun Prabowo Gibran di Jogja, Berakhir Rusuh, Massa Duduki DPRD hingga Malam
- 2Muhammadiyah Desak Hukum Tegas Pelaku Karhutla Tanpa Pandang Bulu
- 3Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 4Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 5Hasil BRI Super League: Kalah 5 Laga Beruntun, PSIM Ingin Bangkit di Laga Berikut
- 6Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 7Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 8Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 9Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 10Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya






