Kisah Anyndha, Anak Penjual Soto Diterima Kuliah Gratis di UGM

Akurat.co, Jogja - Anyndha Tri Rahmawati jadi salah satu mahasiswa baru UGM yang akan kuliah gratis hingga sarjana.
Anyndha berhasil mendapatkan beasiswa karena saat duduk di bangku SMA termasuk salah satu siswa berprestasi.
Putri pasangan Ngadiman (54) dan Tuginem (49) tersebut berasal dari keluarga kurang mampu.
Sehari-hari kedua orangtuanya membuka warung soto di pinggir jalan Desa Banaran, Galur, Kulonprogo.
Baca Juga: Pakar UGM Sebut Kemarau Basah Bawa Dampak Positif bagi Petani, Apa ya?
Warung soto yang tidak begitu luas tersebut menjadi sumber utama penghasilan orangtua Nindya.
Keterbatasan ekonomi, ternyata tidak menyurutkan Anyndha untuk terus berprestasi. Ia juga lulus dengan peringkat tujuh terbaik di sekolah dengan nilai rata-rata di angka 88,2.
Buktinya ketika masih berstatus pelajar SMAN 1 Bantul, dia mampu meraih penghargaan dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Nasional (FIKSI) jenjang SMA pada tahun 2024.
Produk inovasinya saat itu mewakili DIY di tahap final dan sukses menyabet medali emas. “Saat itu, saya dan teman saya membuat produk namanya E-Terminator. Produknya itu pembasmi rayap dengan bahan alami,” katanya, Selasa (15/07/2025).
Baca Juga: Berikut Top 10 PTN Di Indonesia Berdasarkan QS WUR 2026, UGM Nomor Berapa?
Minatnya di bidang tersebut, ia wujudkan dengan memilih Prodi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM di jalur rapot atau SNBP.
Kedua orang tuanya sempat menanyakan apakah jurusan ini sudah sesuai dengan pilihannya. Tekad Nyndha untuk menjadi mahasiswa FEB UGM sudah bulat dan orang tuanya pun akhirnya mendukung penuh keputusan putrinya.
Tak hanya kuliah di UGM, ia juga jadi penerima beasiswa UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100% sehingga ia tidak perlu membayar uang kuliah selama di UGM.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Fakta Penting Demo 2 Tahun Prabowo Gibran di Jogja, Berakhir Rusuh, Massa Duduki DPRD hingga Malam
- 2Muhammadiyah Desak Hukum Tegas Pelaku Karhutla Tanpa Pandang Bulu
- 3Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 4Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 5Hasil BRI Super League: Kalah 5 Laga Beruntun, PSIM Ingin Bangkit di Laga Berikut
- 6Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 7Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 8Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 9Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 10Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya









