24 Pelajar SMP Kota Jogja Tampil di Festival Budaya Korsel

Akurat.co,Jogja-Sebanyak 24 pelajar SMP Kota Yogyakarta akan tampil dalam ajang festival budaya internasional Welcome Daehakro Festival 2025 di Korea Selatan (Korsel) pada 2 November mendatang.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyampaikan partisipasi pelajar dalam festival budaya internasional tersebut merupakan bukti kuat bahwa Yogyakarta terus mempertahankan identitasnya sebagai kota budaya sekaligus kota pendidikan yang berwawasan global.
“Apresiasi yang luar biasa kepada para peserta. Harapannya adik-adik mampu menampilkan yang terbaik, mendapat pengalaman berharga tampil di kancah internasional menampilkan kesenian Yogyakarta dan Indonesia,” ujarnya.
Kepala SMPN 5 Yogyakarta, Siti Arina Budiastuti, mengatakan dari 24 pelajar yang akan tampil di Korea Selatan, 14 di antaranya merupakan murid SMPN 5, sementara yang lainnya dari SMPN 6, SMPN 8 dan SMP 1 Pangudi Luhur.
"Nanti ada yang tampil secara individu ada yang kelompok, murid kami juga berkolaborasi dengan sekolah lainnya karena kami ini satu rombongan ya, akan membawakan tarian kreasi nusantara," jelasnya.
Salah satu perwakilan peserta, Lady Nabilla dari SMPN 6 Yogyakarta, menceritakan dirinya antusias dan bangga bisa mendapat kesempatan untuk tampil di Korea Selatan.
"Tarian yang akan saya tampilkan adalah Tari Mangastuti, persiapannya sudah sekitar dua bulan.
Baca Juga: Penanganan Depresi Remaja Indonesia Minim, Kesehatan Mental Pelajar Jogjakarta jadi Fokus Perhatian
Orang tua, guru dan teman-teman sangat mendukung, semoga nanti bisa menampilkan yang terbaik dan mendapat pengalaman berharga tampil di Welcome Daehakro Festival 2025," ceritanya.
Festival tahunan yang berlangsung di kawasan Daehakro, Seoul, tersebut dikenal sebagai salah satu perayaan budaya terbesar di Korsel.
Setiap tahunnya, Welcome Daehakro Festival yang berlangsung selama satu bulan menghadirkan berbagai kelompok seni, pelajar, dan komunitas budaya dari banyak negara untuk menampilkan pertunjukan khas daerah masing-masing mulai dari tari, musik, dan busana tradisional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Inovasi Smart Claypot UPNVY, Simpan Cabai 15 Hari Tanpa Listrik
- 2Pembukaan FKY 2026, Hadirkan Kolaborasi Apik Sultan dan Kunto Aji
- 3JJLS Kelok 23 Mulai Diuji Coba, DPRD DIY Soroti Hal Ini
- 4544 Atlet ASN Siap Berlaga dalam PORPRIDA DIY 2026
- 5Pelantikan Pengurus Peradi 3 Kabupaten/Kota, Dorong Sinergi Penegakan Hukum Berkeadilan
- 6Keren, Jam Belajar Masyarakat Kota Jogja Dimulai dari Tingkat RW
- 7Warga Sengir Sleman Terima Serat Kekancingan dari Keraton
- 8Pantai Gumuk Pasir jadi Saksi Pembaretan Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah
- 9Inovasi Smart Claypot UPNVY, Simpan Cabai 15 Hari Tanpa Listrik
- 10Pantai Gumuk Pasir jadi Saksi Pembaretan Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah





