5 Fakta Penting Rektor UAD dan UMY Kritik Jalur Mandiri PTN, Mahasiswa Sudah Bayar Pilih Mundur

Akurat.co,Jogja-Rektor UAD dan UMY menyampaikan kritik terhadap proses seleksi penerimaan jalur mandiri Perguruan Tinggi Negeri (PTN) 2026.
Rektor UAD, Rektor UAD, Prof Dr Muchlas, keberadaan seleksi mandiri PTN membuat kampus swasta mengalami penurunan mahasiswa.
Baca Juga: Mahasiswa UAD Lakukan Penelitian tentang Tepo Sliro atau Tenggang Rasa Masyarakat Yogyakarta
Senada, Rektor UMY, Prof Dr Achmad Nurmandi mengatakan, seleksi jalur mandiri PTN telah membuat kampus UMY mengalami penurunan penerimaan mahasiswa.
Bahkan ia menyebut penurunan sudah berjalan lima tahun terakhir ini.
Rektor dua kampus swasta terbaik Indonesia ini pun meminta jalur mandiri PTN dievaluasi.
Dikutip dari beragam sumber, berikut adalah poin-poin penting kritik dua rektor tersebut terhadap jalur mandiri PTN.
1. Pembukaan jalur mandiri yang sampai Agustus
Muchlas mengatakan, pembukaan jalur mandiri sampai pertengan tahun, Juli-Agustus berdampak signifikan terhadap penerimaan kampus swasta.
Calon mahasiswa lebih memilih mendaftar jalur mandiri PTN, ketimbang ke kampus swasta.
Kampus swasta hanya bisa menunggu jalur mandiri PTN selesai untuk bisa mendapatkan mahasiswa baru.
Baca Juga: Mahasiswa UMY Ciptakan Beton dari Limbah Sabut Kelapa
2. Sebut 15 persen maba mundur jika diterima via jalur mandiri
Muchlas menyebut berdasarkan data yang ada sebesar 15 persen calon mahasiswa UAD yang sudah menuntaskan registrasi dan membayar mengundurkan diri begitu dterima di negeri.
3. Faktor status PTN-BH buat PTS hadapi tekanan berat
Rektor UAD menyebut, PTS kini mengalami tekanan berat.
Faktor PTN-BH membuat kampus negeri agresif mencari maba.
Menurutnya, berkurangnya subsidi pemerintah, PTN-BH pada akhirnya mengandalkan uang kuliah mahasiswa sebagai salah satu sumber pemasukan utama.
Tekanan berat semakin dirasakan PTS karena situasi ekonomi berat yang dialami masyarakat saat ini.
4. UMY alami penurunan mahasiswa dalam lima tahun terakhir
Situasi tak menguntungkan karena adanya jalur mandiri PTN turut dirasakan UMY.
Rektor UMY, Prof Dr Achmad Nurmandi, mengatakan jumlah pendaftar mahasiswa baru di UMY terus mengalami penurunan sejak 2022.
Jika sebelumnya jumlah pendaftar mencapai sekitar 25 ribu orang, kini angkanya turun menjadi sekitar 18 ribu orang.
Baca Juga: 2,3 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi, Dosen UMY: Alarm Kesehatan RI
"Sejak 2022 itu menurun. Dulu pendaftar kita hampir 25 ribu, lalu menurun-menurun. Tahun kemarin pendaftar hanya 18 ribu. Jadi turun hampir 4.000 sampai 5.000 pendaftar sejak lima tahun belakangan ini," ujar Nurmandi dikutip dari detikJogja.
5. Evaluasi jalur mandiri, minta penghapusan
Prof Muchlas berharap, dengan situasi seperti ini agar pemerintah mengevaluasi jalur mandiri.
Bahkan, kalau bisa, kata dia, dihapuskan saja.
Senada, Rektor UMY, Prof Dr Achmad Nurmandi meminta pemerintah mengevaluasi jalur mandiri.
Ia menyebut kuota 50 persen jalur mandiri agar dievaluasi. Waktu pelaksanaan jalur mandiri PTN juga perlu dievaluasi agar tidak terlalu lama.
Achmad Nurmandi mengatakan, UMY berusaha melakukan terobosan menghadapi penurunan penerimaan maba.
Pembukaan program studi yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat menjadi contohnya.
Beberapa program studi baru yang dibuka UMY di antaranya Psikologi, Bisnis Digital, Artificial Intelligence (AI), dan Kepelatihan Pendidikan Olahraga.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam





