Animo Masuk SMP Negeri Tinggi, Pemkot Tambah Kuota Penerimaan

Akurat.co,Jogja-Animo masyarakat memasukkan anaknya ke SMP negeri di Kota Jogja tergolong tinggi.
Pemerintah kota (Pemkot) Jogja sampai menambah kuota penerimaan atau rombongan belajar (rombel).
Hal tersebut seperti di SMP N 10 Yogyakarta. Tahun ini sekolah tersebut menambah 64 peserta didik baru.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menyampaikan, animo masuk SMP negeri memang tinggi, sementara jumlah kursinya masih kurang.
"Karena itu kami terus menambah rombel. Sebelumnya sudah ada penambahan di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 9.
Baca Juga: Disdikpora DIY Keluarga SE Terkait MPLS, Salah Satunya Tidak Ada Perpeloncoan
Kalau memang masih kurang, akan kami pelajari lagi kemungkinan penambahan di sekolah lain," katanya saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP 10, Senin (13/7/2026).
Khusus di SMP 10, penambahan rombel di SMP Negeri 10 menjadi langkah yang cukup istimewa karena dilakukan meski pembangunan fasilitas pendukung masih dipersiapkan.
"Umbulharjo sudah bertahun-tahun meminta tambahan kelas. Tahun ini meskipun belum punya gedung baru, kami tetap menambah dua rombel yang menerima 64 siswa," katanya.
Penambahan kelas olahraga di SMP 13
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Yogyakarta juga sedang mempertimbangkan penambahan kelas olahraga di SMP Negeri 13.
Selain menambah daya tampung, kebijakan tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Kota Yogyakarta sejak usia sekolah.
Selain membuka MPLS, Hasto juga mengingatkan seluruh sekolah agar meninggalkan paradigma lama dalam pelaksanaan masa orientasi siswa.
Menurutnya, MPLS bukan lagi ajang senioritas maupun perundungan, melainkan momentum membangun kedekatan antara sekolah dan peserta didik baru.
"Paradigma lama menganggap masa orientasi untuk membuat siswa baru tunduk kepada senior," katanya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 10 Yogyakarta, Edy Thomas Suharta, mengatakan pada tahun ajaran 2026/2027, SMP Negeri 10 Yogyakarta menerima 288 peserta didik baru setelah adanya penambahan dua rombongan belajar.
Seluruh kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan di gedung sekolah yang ada sembari menunggu pengembangan fasilitas sebagai bagian dari penambahan kapasitas sekolah.
Baca Juga: SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
Pihaknya menegaskan sekolah telah menyiapkan berbagai langkah agar kualitas pendidikan tetap terjaga meski jumlah peserta didik bertambah.
"Kami meningkatkan kompetensi guru melalui workshop yang benar-benar sesuai kebutuhan," katanya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 7Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 8Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam







