Rektor UGM Pastikan Pelaksanaan PIONIR Nyaman dan Bermakna bagi Maba

Akurat.co,Jogja-Rektor UGM, Ova Emilia memastikan pelaksanaan kegiatan PIONIR atau rangkaian orientasi mahasiswa baru berjalan sesuai tujuan.
Hal tersebut disampaikan Ova saat meninjau pelaksanan hari kedua PIONIR pada Selasa (4/8).
Ova Emilia mengatakan kegiatan monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan PIONIR di tingkat universitas sebelum mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan di masing-masing fakultas dan jurusan.
Baca Juga: 11.099 Mahasiswa Baru UGM Ikuti PIONIR 2026
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya UGM memastikan seluruh mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang nyaman dan bermakna sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi.
"Kami melihat bagaimana pelaksanaan di lapangan, apakah ada kendala terkait ruang, materi, fasilitator, maupun fasilitas lain yang diperlukan mahasiswa selama mengikuti PIONIR,” ujarnya.
Ova menjelaskan selama tiga hari pertama mahasiswa mengikuti orientasi tingkat universitas, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh fakultas dan sekolah.
Selain itu, mahasiswa juga akan diterjunkan ke lingkungan sekitar kampus melalui Action Plan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang memberi pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Ada orientasi yang terkait dengan Action Plan. Mereka diterjunkan ke masyarakat di sekitar kampus untuk mengalami proses pembelajaran secara langsung," ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Arie Sujito menuturkan PIONIR dirancang untuk membantu mahasiswa mengenali lingkungan kampus beserta berbagai layanan yang tersedia selama menjalani studi.
Berbagai materi juga diberikan untuk memperkenalkan budaya akademik, relasi sehat, pencegahan kekerasan, hingga layanan pendukung yang dimiliki UGM.
“Spirit PIONIR adalah non-violent. Kami mengenalkan berbagai layanan yang dimiliki UGM, termasuk Unit Antikekerasan, sehingga mahasiswa mengetahui lingkungan belajar yang aman dan nyaman sejak awal,” tuturnya.
Baca Juga: Kisah I Made Sarmita, Raih Gelar Doktor UGM dengan IPK Sempurna 4,00
Di hari kedua, mahasiswa baru mendapat berbagai materi soal ke-UGM-an, pengenalan organisasi kemahasiswaan, literasi keuangan, fasilitas kampus, serta penguatan konsep Safety, Health, Environment (SHE) dan Green Campus.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tiket Offline PSIM vs Persija Dijual Hanya untuk Kelompok Suporter, Kapan Suporter Umum?
- 2Sleman Darurat 'Obat Resep', Konsumsi Alprazolam Tembus 6,2 Juta Tablet, Apotek Mulai Meresahkan Warga
- 3Gandeng Mitra Asia hingga Eropa, FSMR ISI Yogyakarta Gelar Pameran Seni JMMK #18
- 4Daftar 5 Lurah PAW Kabupaten Sleman yang Resmi Dilantik Hari Ini
- 5Genap Berusia 270 Tahun, Ini Catatan Merah yang Bikin Pemkot Jogja Harus Kerja Keras
- 6Gelaran Wayang Jogja Night Carnival Targetkan 60 Ribu Pengunjung
- 7LSP UGM Tambah 28 Skema Sertifikasi Baru, Siapkan Lulusan Kerja
- 8Jamur Krispi KhumKhum Kulon Progo Dapat Pengakuan Nasional, Gimana Rasanya?
- 9Drawing Piala Liga Untungkan PSIM, Lawan Relatif Mudah
- 10Tiket Online PSIM vs Persija Dijual Hari Ini, Simak Baik-baik Jam Penjualannya





