PLN Mobile Electric 5K Series Yogyakarta Diikuti 3.000 Pelari

Akurat.co,Jogja-Ajang lari PLN Mobile Electric 5K Series Yogyakarta diikuti sebanyak 3.000 pelari Minggu (11/10).
Ajang yang dilakukan di Kompleks Candi Prambanan ini merupakan bagian dari rangkaian PLN Mobile Electric 5K Series, kompetisi lari sejauh 5 kilometer yang mengedepankan kecepatan murni (speed race) sekaligus mengampanyekan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya transisi energi bersih.
Baca Juga: KDMP Kini Layani Pembelian Token dan Pembayaran Listrik PLN
Salah satu peserta kategori putra, Sihombing, yang berasal dari Medan, Sumatera Utara, mengaku antusias mengikuti kompetisi tersebut.
Ia menilai suasana Kompleks Candi Prambanan yang sejuk, rindang, dan nyaman menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelari.
“Race yang diselenggarakan PLN ini seru banget. Lokasinya juga nyaman, sejuk, dan rindang, jadi memberikan pengalaman lari yang menyenangkan.
Saya memang sudah menargetkan untuk bisa menjadi pemenang di ajang ini," kata Sihombing.
Peraih juara Male Open Category ini mencatatkan waktu 15 menit 12 detik, unggul 28 detik dari pelari terdekat. Dan sekaligus menjadi yang tercepat dari seluruh kategori yang dilombakan, dan berhasil mendapatkan hadiah uang sebesar 10 Juta Rupiah.
Sementara itu Salsa peserta asal Yogyakarta menyampaikan lari ini seperti balapan sesungguhnya karena peserta sudah berlari dengan kecepatan tinggi sejak garis start.
"Sejak awal udah pada ngebut banget, bikin suasana balapnya terasa.
Terus lokasinya enak, udaranya bersih, sejuk bikin lari jadi nyaman," ungkap Salsa.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo menyampaikan bahwa format kompetisi dengan batas waktu 40 menit menjadi tantangan tersendiri yang membutuhkan kesiapan fisik, kecepatan, dan strategi dari setiap peserta.
“Kompetisi ini membutuhkan kondisi fisik yang prima karena peserta ditantang menyelesaikan jarak 5 kilometer dengan batas waktu 40 menit," terangnya.
Menghadirkan konsep kompetisi yang menantang, PLN Mobile Electric 5K Series menerapkan regulasi perlombaan yang ketat dengan batas waktu penyelesaian atau cut-off time (COT) selama 40 menit.
Selain menguji ketahanan fisik dan kecepatan peserta, ajang ini juga menghadirkan tantangan inovatif berupa adu cepat atau sprint di tengah lintasan untuk memperebutkan gelar Sprint King dan Sprint Queen.
Setiap langkah para pelari dalam ajang ini menjadi simbol gerakan bersama untuk mendorong bumi menuju target Net Zero Emission (NZE).
Baca Juga: PLN DIY Komitmen Wujudkan Program Listrik Desa 100 Persen
Melalui perpaduan olahraga dan kampanye energi bersih, PLN berupaya mengajak masyarakat menjalani gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Peserta lari PLN Mobile Electric 5K Series Yogyakarta sesaat setelah bendera start dikibarkan, pada Minggu (11/10) pagi, di Kompleks Candi Prambanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jogja Panas, Penjualan AC dan Kulkas Midea Mencapai 5.000 Unit Per Bulan
- 2Sukses Jual 1.000 Unit V23, iCAR Hadir di Sleman Yogyakarta
- 3Keren, Rasio Ketersediaan Darah PMI Kota Jogja Tertinggi se-Indonesia
- 4Diva Maulana hingga Oscar Prasetyo Berjaya di Kraton Cup XXVIII 2026
- 5Penumpang KA Jarak Jauh Daop 6 Yogyakarta Tembus 10,5 Juta
- 6Senator DIY Syauqi Soeratno Harapkan PSIM Bisa Berkandang di Mandala Krida Musim Depan
- 7Batas Kelurahan Sleman Tuntas 100%, Sejarah Baru Bagi DIY?
- 8Pelajar Kota Jogja Beradu Kreativitas dan Imajinasi melalui Mural
- 9Hanya 28,49% Jalan di Sleman yang Kondisinya Baik, Segini Anggaran Perbaikannya...
- 10Setwan DPRD DIY Tembus 5 Besar Kompetisi Budaya Kerja, Ini Rahasianya!



