Profil Razzi Taruna, Mantan Manajer PSIM yang Kini jadi Direktur Olahraga Persik

Akurat.co,Jogja-Publik PSIM Jogja pasti tak melupakan sosok Razzi Taruna.
Tiga musim lamanya ia menjadi manajer Laskar Mataram. Mulai Liga 2, Razzi sukses mengantarkan PSIM promosi ke Liga 1.
Razzi turut membantu tim tersebut promosi ke BRI Super League musim lalu, setelah dinobatkan sebagai juara Pegadaian Liga 2 2024/25.
Baca Juga: Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
Di bawah manajemennya, PSIM bahkan sukses finis di peringkat 11 klasemen musim lalu. Sebagai tim promosi, pencapaian PSIM luar biasa.
Tapi, menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2026/2027, sosok dengan nama asli Dyaradzi Aufa Taruna ini membuat keputusan mengejutkan.
Ia mengumumkan mundur sebagai manajer PSIM. Setelah mundur, publik bertanya-tanya ke mana langkah karier berikutnya?
Apakah kembali ke habitatnya sebagai pengusaha atau di bidang lain?
Ternyata, pilihan Razzi tetap di sepak bola. Yang mengejutkan, ia menerima tawaran sebagai Direktur Olahraga Persik Kediri.
Selama empat tahun kendali Macan Putih di tangan Arthur Irawan baru kali dibentuk divisi tersebut.
Dan Razzi Taruna dianggap sosok tepat untuk mengisi jabatan tersebut.
Passion di sepak bola dan usia muda penuh energi akan menjadi modal Razzi Taruna bersama Persik Kediri mendatang.
"Persik Kediri memiliki potensi yang sangat besar. Dengan manajemen, tim dan pemain hebat di klub ini kami menatap musim depan dengan kepercayaan dan semangat tinggi.
Saya siap mengemban tugas sebagai Direktur Olahraga klub ini," ujarnya di awal musim, dikutip dari Ileague.
Direktur Utama Persik Kediri, Souraiya Farina menuturkan penunjukan Razzi Taruna sebagai Sport Director merupakan merupakan bagian dari usaha Persik Kediri untuk memperkuat kepemimpinan, strategi serta pengembangan klub.
"Razzi Taruna menjadi kekuatan baru bagi Persik Kediri, dimana setelah berdiskusi dengan Razzi, dia siap bertugas dan memahami nilai-nilai yang diperjuangkan oleh klub.
Kami juga percaya Razzi Taruna akan dapat bekerja bersama segenap elemen tim dan bahu membahu untuk membuat Persik Kediri lebih maju," tuturnya.
Penunjukan Razzi juga menegaskan komitmen Persik Kediri untuk tumbuh menjadi sebuah klub profesional dan modern tanpa melupakan faktor-faktor lain yang selama ini menjadi pendukung.
"Razzi punya pengalaman bagus di sepak bola Indonesia. Nantinya bersama jajaran manajemen dan pelatih, bisa membangun sebuah skuat yang kompetitif untuk mengarungi kompetisi serta menciptakan ekosistem sepak bola yang terkoneksi," tambah Souraiya Farina.
Sejauh ini, Razzi menunjukkan kinerja bagus. Duetnya bersama Arthur Irawan menciptakan hasil apik di kompetisi.
Hingga pekan keenam BRI Super League, Persik berada di posisi kedelapan klasemen dengan 3 kali menang, 1 kali imbang, dan 2 kali kalah.
Terbaru, Persik mengalahkan tim sesama Jogja, PSS dengan skor 2-1, Kamis (22/10).
November mendatang mungkin akan menjadi momentum penting bagi Razzi.
Pertama kalinya ia akan kembali bertemu PSIM sebagai lawan, kala Persik menjamunya di Kediri pada 21 November.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Fakta Penting Demo 2 Tahun Prabowo Gibran di Jogja, Berakhir Rusuh, Massa Duduki DPRD hingga Malam
- 2Muhammadiyah Desak Hukum Tegas Pelaku Karhutla Tanpa Pandang Bulu
- 3Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 4Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 5Hasil BRI Super League: Kalah 5 Laga Beruntun, PSIM Ingin Bangkit di Laga Berikut
- 6Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 7Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 8Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 9Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 10Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya









