Jogja

Jelang Lawan Isenmulang, Caretaker PSIM Guntur Cahyo Utomo Pulihkan Mental Pemain

Haris Ma'ani | 23 Oktober 2026, 10:03 WIB
Jelang Lawan Isenmulang, Caretaker PSIM Guntur Cahyo Utomo Pulihkan Mental Pemain
PSIM bersiap menghadapi laga berikut melawan Isenmulang, Sabtu (24/10). -foto: Ileague

Akurat.co,Jogja-Selain fisik, mental pemain juga menjadi perhatian utama pelatih sementara PSIM, Guntur Cahyo Utomo menjelang laga melawan Isenmulang Kalteng FC, Sabtu (24/10).

Caretaker PSIM ini menilai situasi yang dihadapi pasukannya menjadi tantangan tersendiri. Jeda empat hari dari laga terakhir dan lima kekalahan beruntun adalah masalah penting yang harus dicarikan solusi.

“Kami sedang mencoba memulihkan lagi kondisi fisik mereka karena perjalanan yang panjang," ujar Guntur.

Baca Juga: Profil Razzi Taruna, Mantan Manajer PSIM yang Kini jadi Direktur Olahraga Persik

Selain pemulihan fisik, tim pelatih juga berupaya memulihkan kondisi para pemain dari sisi psikologis.

Guntur berharap seluruh pemulihan berjalan baik dengan hanya tersisa dua hari sebelum pertandingan.

“Kami juga berusaha memulihkan kondisi emosional dan psikologis para pemain.

Menurutnya sisa waktu menjelang pertandingan akan dimanfaatkan menangani semua kendala yang ada.

"Kami ingin para pemain telah sepenuhnya fokus untuk bisa kembali bermain optimal di hari Sabtu,” harapnya.

Evaluasi dari beberapa pertandingan terakhir terus dilakukan oleh tim pelatih.

Guntur menilai dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC (20/10), timnya telah bermain cukup baik sebagai cerminan dari evaluasi laga sebelum-sebelumnya.

“Tentu saja kami mencoba mengevaluasi semua aspek dari beberapa pertandingan. Sebetulnya di pertandingan sebelumnya kami bermain cukup baik, dua puluh menit pertama sebelum kartu merah.

Tapi setelah itu memang kondisi tidak terkontrol, kami baru bisa mengontrol lagi beberapa saat setelah gol terjadi,” jelasnya.

Guntur mengaku akan menerapkan permainan serupa untuk menghadapi Isenmulang Kalteng FC nanti.

“Kami akan mencoba bermain seperti dua puluh menit pertama ketika melawan Bhayangkara kemarin,” ungkapnya.

Pada laga melawan Isenmulang, PSIM tidak dapat memainkan Ze Valente akibat ganjaran kartu merah yang ia terima ketika melawan Bhayangkara FC.

Guntur meminta timnya untuk melihat situasi ini dari sisi positif.

“Kehilangan pemain tentu tidak memberikan kenyamanan bagi tim dan keseluruhan. Tapi kami mencoba untuk berpikir positif bahwa itulah alasan pemain lain harus selalu siap bermain, karena dalam kompetisi yang panjang semuanya bisa terjadi.

Absennya Ze semoga menjadi motivasi bagi pemain lain untuk menunjukkan performa yang lebih maksimal lagi,” jelasnya.

Baca Juga: Hasil BRI Super League: Kalah 5 Laga Beruntun, PSIM Ingin Bangkit di Laga Berikut

Laga melawan Isenmulang awalnya akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Tapi laga kemudian dipindah ke Stadion I Wayan Dipta di Gianyar, Bali karena sejumlah alasan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.