Keren, Inovasi Kuliner Siswa SMKN 1 Saptosari Gunungkidul Tembus Final Lomba Nasional

Akurat.co,Jogja-Dua inovasi kuliner karya siswa SMK Negeri 1 Saptosari Gunungkidul memembus babak final Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026 yang akan berlangsung di Bali pada September 2026 mendatang.
Keberhasilan tersebut diraih setelah empat kelompok siswa mendapatkan pendampingan kewirausahaan dari Rumah BUMN Gunungkidul yang dikelola PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta.
Dua inovasi yang lolos ke tingkat nasional terdiri atas Umami pada kategori Pengembangan Usaha dan GutReady pada kategori Pengembangan Ide Usaha.
Baca Juga: 1.273 Pelanggan PLN DIY Manfaatkan Program Promo Tambah Daya
Produk Umami merupakan bumbu penyedap rasa non-MSG berbahan dasar cangkang udang yang memanfaatkan limbah hasil laut dari kawasan pesisir selatan Gunungkidul menjadi bumbu masak serbaguna.
Sementara GutReady menghadirkan minuman serbuk instan berbahan pangan lokal, seperti pisang, gembili, singkong, dan berbagai buah khas Gunungkidul yang dikembangkan sebagai produk pendukung gaya hidup sehat.
Fasilitator Rumah BUMN Gunungkidul, Atikka, mengatakan pembinaan diarahkan agar para siswa mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan setelah kompetisi.
"Harapannya, inovasi yang lahir tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi berkembang menjadi usaha yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (3/8).
Fasilitator Rumah BUMN Gunungkidul memberikan pendampingan kepada siswa SMKN 1 Saptosari. (foto:dok.PLN DIY)
Kepala SMK Negeri 1 Saptosari, Markidin Parikesit mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Rumah BUMN Gunungkidul.
"Pendampingan ini membuka wawasan siswa bahwa kewirausahaan dapat menjadi pilihan karier setelah lulus sekolah. Sinergi seperti ini penting untuk terus dilanjutkan," katanya.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo mengatakan capaian tersebut menjadi momentum yang sejalan dengan semangat peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, yakni membangun generasi muda yang mandiri, inovatif, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi daerah.
"Kemerdekaan harus diisi dengan karya dan inovasi. Melalui Rumah BUMN, PLN tidak hanya mendukung lahirnya ide-ide kreatif, tetapi juga membangun ekosistem agar inovasi tersebut berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat," kata Deri.
Menurut dia, pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal menjadi salah satu upaya PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan lapangan usaha baru bagi generasi muda.
Baca Juga: PLN DIY Bakal Tambah Layanan SPKLU, Dukung Transisi Energi Bersih
Rumah BUMN Gunungkidul merupakan program pemberdayaan ekonomi yang dikelola PLN untuk meningkatkan kapasitas UMKM dan wirausaha muda melalui pelatihan, pendampingan, digitalisasi usaha, hingga perluasan akses pasar.
Selain itu, Rumah BUMN Gunungkidul juga menyediakan Basecamp Millennial sebagai ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk belajar, berjejaring, dan mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dispar Bantul Gelar Pameran Layang-Layang 'Akasa Cangkring' di Pantai Cangkring
- 2Lewat Program Masdaku, Diskop UKM Sleman Dorong 111 Ribu UMKM Go Digital
- 3Satu Tahun Wajah Baru Pasar Godean: Ada Pembagian 4.000 Porsi Makanan Gratis!
- 4KPU dan Bawaslu Sleman Sinkronisasi Data Pemilih Triwulan III 2026
- 5UAJY Gelar International Cross Cultural Day 2026 di Yogyakarta, Pertemukan Budaya Berbagai Negara
- 6Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 7Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 8 Tim
- 8Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 9Kalah dalam 3 Laga Awal, Fans PSS Berharap Finis 10 Besar
- 10UGM Kembangkan Gula Semut Kulon Progo jadi Produk Ekspor






