Java Criollo, Produk Minuman Cokelat asal Gunungkidul yang Siap Menembus Pasar Global

Akurat.co,Jogja-Di wilayah Gunungkidul dikembangkan usaha mikro dan kecil atau UMK dengan brand Java Criollo.
Java Criollo merupakan UMK asal Gunungkidul yang memproduksi minuman serbuk cokelat dengan pemanis gula sorgum.
Yang menarik produk tersebut dikembangkan melalui konsep pertanian sirkular atau circular farming system yang mengintegrasikan perkebunan kakao, tanaman pangan, dan perikanan dalam satu ekosistem.
Baca Juga: 28 Pelaku UMKM Kota Jogja Diajak Naik Kelas, Bisa Tembus Ritel sampai Ekspor
Konsep tersebut diterapkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sekaligus menekan limbah.
Pengelolaan kebun dilakukan secara organik dan diperkuat dengan sistem digital tagging pada setiap pohon kakao untuk mendukung keterlacakan proses budidaya.
Inovasi dan tata kelola tersebut turut membuka peluang Java Criollo memperluas pasar ke tingkat internasional.
Sejumlah calon mitra dan pembeli dari Belanda hingga Jepang bahkan telah melakukan kunjungan lapangan ke demplot kakao Java Criollo di Dusun Nglampar, Desa Wiladeg, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.
Mendapat pendampingan dari Rumah BUMN Gunungkidul
Rumah BUMN Gunungkidul sebagai bagian dari PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta turut mengembangkan brand melalui pendampingan pembuatan video profil PT Java Criollo.
Pendampingan telah dilakukan sejak 20 Agustus 2026 sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan promosi UMK binaan.
Pemilik PT Java Criollo Cokelat, Inge Oktavia Arina mengatakan pendampingan Rumah BUMN Gunungkidul membantu Java Criollo memperkuat strategi komunikasi sekaligus memperkenalkan proses bisnis perusahaan kepada pasar yang lebih luas.
“Kami sangat terbantu dengan pendampingan Rumah BUMN Gunungkidul, terutama dalam memperkenalkan Java Criollo secara lebih profesional.
Video profil ini menjadi sarana untuk menunjukkan bahwa produk kami tidak hanya memiliki kualitas, tetapi juga didukung proses budidaya yang berkelanjutan dan dapat ditelusuri,” kata Inge.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo mengatakan Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk memperluas makna pelayanan dengan menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan dan masyarakat, salah satunya melalui penguatan kapasitas pelaku UMK.
Baca Juga: PLN DIY Resmi Kelola Rumah BUMN Gunungkidul, Perkuat UMKM Daerah
“Semangat Hari Pelanggan Nasional kami wujudkan tidak hanya melalui pelayanan kelistrikan yang andal, tetapi juga dengan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui Rumah BUMN, kami mendorong UMK untuk naik kelas, memperkuat daya saing, sekaligus membuka akses pasar hingga tingkat global,” ujar Deri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









