Jogja

Bukan Cuma Spot Foto Aesthetic, Ini 5 Fakta Tugu Jogja yang Jarang Diketahui

Yudi Permana | 23 Juni 2025, 08:00 WIB
Bukan Cuma Spot Foto Aesthetic, Ini 5 Fakta Tugu Jogja yang Jarang Diketahui

Akurat.co, Jogja - Tugu Jogja emang ikonik banget. Siang atau malam, tempat ini selalu ramai disambangi buat foto-foto, nongkrong, atau sekadar nikmatin suasana khas Kota Gudeg.

Tapi di balik pesona Instagramable-nya, tugu ini nyimpen banyak cerita yang jarang dibahas orang.

Nah, disadur dari berbagai sumber pada Senin, 23 Juni 2025, ini dia 5 fakta unik Tugu Jogja yang mungkin belum kamu tahu.

Baca Juga: Mangut Sidat Bu Sriwanto: Kuliner Khas Menoreh Kulon Progo

1. Bukan Nama Asli

Nama resminya tuh Tugu Golong-Gilig. Dinamai begitu karena bentuk awalnya bulat panjang dengan bola di atas, melambangkan persatuan antara raja dan rakyat.

2. Pernah Roboh Gegara Gempa

Gempa besar tahun 1867 bikin Tugu Jogja roboh total. Pemerintah Hindia Belanda lalu membangun ulang dengan bentuk seperti sekarang, lebih pendek dan sudutnya lancip.

3. Dulu Simbol Mistis

Tugu ini dipercaya sebagai penghubung antara Laut Selatan, Keraton Yogyakarta, dan Gunung Merapi. Posisi ini menciptakan garis imajiner sakral yang dijaga sampai sekarang.

Baca Juga: Nasi Teri Pojok Gejayan: Gurih Ikan Teri Menggoyang Lidah

4. Tingginya Beda dari Versi Asli

Sebelum roboh, tingginya sekitar 25 meter. Sekarang? Cuma 15 meter! Tapi tetap jadi magnet wisata yang enggak pernah sepi.

5. Proses Renovasinya Dianggap Sakral

Setiap kali Tugu Jogja direnovasi, prosesnya enggak sembarangan. Ada ritual-ritual adat supaya energinya tetap positif dan "roh" kota tetap terjaga.

Sekarang kamu tahu, Tugu Jogja bukan cuma soal foto kece. Ia saksi bisu sejarah dan budaya Jogja yang luar biasa. Jadi, pas mampir ke sana, jangan cuma selfie ya—rasain juga auranya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.