Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Yogyakarta Turun 15,53 Persen, Wisatawan Lokal Malah Naik

Akurat.co,Jogja-Kunungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Yogyakarta mengalami penurunan 15,53 persen hingga Juni 2025 ini.
Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan data kumulatif Januari-Juni 2024.
Tapi, angka wisman pada Juni 2025 mencapai 10.424 orang, naik 7,47 persen dibanding Mei dan melonjak 28,15 persen dibanding Juni 2024.
Malaysia, Singapura, dan AS menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisman.
Berbeda dengan wisman, perjalanan wisatawan lokal atau nusantara (wisnus) mencapai 3,38 juta perjalanan pada Juni.
Baca Juga: Jurus Bantul Lepas dari Kemiskinan Ekstrem, Targetkan 0 Jiwa pada 2026
Plt. Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati menyebutkan secara total, perjalanan wisnus selama semester I 2025 mencapai 20,99 juta, naik 4,14 persen secara tahunan.
"Kulon Progo menjadi satu-satunya daerah yang mencatat peningkatan kunjungan wisnus, sedangkan penurunan tertinggi terjadi di Kota Yogyakarta," ungkapnya.
Sedangkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang DIY pada Juni 2025 turun tipis 0,08 poin dibanding bulan sebelumnya, dan turun 6,71 poin secara tahunan.
Sebaliknya, TPK hotel non-bintang naik 1,14 poin secara bulanan. Jumlah tamu hotel pada Juni tercatat 723.490 orang, turun 3,48 persen dibanding Mei.
Baca Juga: 10 Provinsi Termiskin di Indonesia 2025, DIY Termasuk?
Di sisi lain, masih dari sektor penunjang parwisata Jogja, transportasi udara mengalami peningkatan penumpang baik domestik maupun internasional secara bulanan, namun masih mencatat penurunan tahunan.
Menurut Harum, transportasi kereta api mencatat tren positif.
"Jumlah penumpang naik secara bulanan, tahunan, dan kumulatif. Penumpang yang berangkat naik 6,51 persen (mtm) dan 13,11 persen (yoy), sedangkan yang datang naik 6,46 persen dan 8,38 persen," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sinergi Lintas Daerah, Sleman dan Klaten Bagi Potensi Pajak Candi Prambanan Demi Dongkrak PAD
- 2Gebrakan VinFast di Jogja: Rilis 3 Motor Listrik Baru, Varian Termurah Bisa Tembus 145 Km
- 3Siap-siap! Perusahaan di Gunungkidul Buka 1.000 Lapangan Kerja Baru
- 4Rayakan Dies Natalis ke-61, UAJY Tegaskan Komitmen Pendidikan Berdampak Nyata
- 5Finis Keempat di Race 2 Aragon, Ramadhipa Jaga Asa Tembus 3 Besar Klasemen JuniorGP
- 6Nostalgia Zaman Dulu melalui Pasar Lawas Mataram di Kawasan Masjid Gedhe Bantul
- 7Kembali Berlatih usai Libur, Skuad PSIM Fokus Kembalikan Kebugaran
- 8Heboh Grup Chat Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa Teknik, Ini Pernyataan UGM
- 9DIY Bebas Rabies, Kenapa Sleman Malah Gelar Vaksinasi Gratis Gede-gedean?
- 10Musim Hujan DIY Mulai November 2026, Dua Wilayah Ini Bakal Basah Duluan









