Menikmati Pagi Sembari Sarapan Soto Kadipiro Wirobrajan

Akurat.co,Jogja-Pagi di Jogja tak boleh dilewatkan begitu saja. Sarapan soto bisa menjadi tradisi yang bisa dilakukan, apalagi kalau tempatnya di Soto Kadipiro Wirobrajan.
Beralamat di Jalan Wates, Soto Kadipiro adalah salah satu legenda dunia persotoan di Kota Yogyakarta.
Kalau kamu ingin merasakan otentiknya rasa soto ayam kampung, Soto Kadipiro yang berada di sebelah utara jalan adalah pionernya.
Meski ada beberapa warung sama lainnya, tetapi Soto Kadipiro yang berada di utara jalan merupakan cikal bakal warung soto ini.
Baca Juga: Soto Bathok Kangen Ndeso, Kuliner Otentik dan Legendaris di Bantul
Kuah rempah yang panas dengan campuran nasi, irisan daun kol, akan terasa nikmat dimakan pagi-pagi.
Yang spesial dari soto ini adalah kecapnya. Soto Kadipiro memakai kecap manis khas tersendiri. Kecap itu juga dijual kepada pelanggan.
Selain itu, menu lain seperti aneka gorengan, ayam kampung, aneka sate jeroan, dan lainnya menambah cita rasa soto satu ini.
Sejarah Soto Kadipiro
Pendiri Soto Kadipiro diketahui bernama Karto Wijoyo pada tahun 1921. Ia meninggal pada tahun 1972.
Selanjutnya, usaha Soto Kadipiro dikelola oleh generasi kedua, Widadi Dirjo Utomo.
Warung soto ini banyak dicari orang karena sensasi yang ditawarkan. Beberapa pendapat mengatakan bahwa kelezatan soto ini adalah ciri khasnya yang gurih dan segar.
Baca Juga: Soto Jogja H Alwi, Spot Nyoto dengan View Hamparan Sawah yang Sejuk
Kelezatan ini didapat bukan dari penyedap makanan, melainkan melalui racikan bumbu-bumbu tradisional yang diolah oleh tangan-tangan ahli resep asli bapak Karto Wijoyo.
Buka dari jam 08.00 pagi wib hingga habis, kamu bisa menikmati gurihnya soto ini dengan harga mulai Rp15.000-Rp50.000. Tergantung tambahan menu yang kamu pilih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sinergi Lintas Daerah, Sleman dan Klaten Bagi Potensi Pajak Candi Prambanan Demi Dongkrak PAD
- 2Gebrakan VinFast di Jogja: Rilis 3 Motor Listrik Baru, Varian Termurah Bisa Tembus 145 Km
- 3Siap-siap! Perusahaan di Gunungkidul Buka 1.000 Lapangan Kerja Baru
- 4Rayakan Dies Natalis ke-61, UAJY Tegaskan Komitmen Pendidikan Berdampak Nyata
- 5Finis Keempat di Race 2 Aragon, Ramadhipa Jaga Asa Tembus 3 Besar Klasemen JuniorGP
- 6Nostalgia Zaman Dulu melalui Pasar Lawas Mataram di Kawasan Masjid Gedhe Bantul
- 7Kembali Berlatih usai Libur, Skuad PSIM Fokus Kembalikan Kebugaran
- 8Heboh Grup Chat Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa Teknik, Ini Pernyataan UGM
- 9DIY Bebas Rabies, Kenapa Sleman Malah Gelar Vaksinasi Gratis Gede-gedean?
- 10Musim Hujan DIY Mulai November 2026, Dua Wilayah Ini Bakal Basah Duluan









