Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Sleman, Salurkan Dana Rp 4,89 M Untuk Warga Kurang Mampu

Akurat.co, Jogja - Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) menyalurkan dana sosial bagi warga kurang mampu di Kabupaten Sleman.
Gebyar TJSP Merdeka 2025 digelar di Pendopo Parasamya Kantor Pemkab Sleman, Selasa (12/08/2025). Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa kepada penerima.
Menurut Ketua Forum TJSP Sleman Edi Nugroho, penyerahan bantuan ini telah masuk tahun keempat. Kegiatan serupa pertama kali digelar 2022 atau pasca pandemi Covid-19.
Semula, forum TJSP Sleman hanya diikuti 21 perusahaan dengan total dana yang disalurkan sebesar Rp 600 juta.
Tahun berikutnya atau 2023 ada 27 perusahaan dengan total bantuan mencapai lebih dari Rp 2 miliar.
Baca Juga: Ribuan Pelari Ikuti Satu Dekade Sleman Temple Run
Tahun 2024, jumlah perusahaan yang bergabung bertambah jadi 37 dengan total bantuan yang diserahkan lebih dari Rp 4 miliar.
"Di tahun ini, ada 49 perusahaan yang berpartisipasi. Untuk total bantuannya mencapai Rp 4,89 miliar," kata Edi Nugroho.
Untuk jenis bantuannya beragam. Disesuaikan dengan masing-masing perusahaan. Ada yang berupa sembako, modal usaha bagi UMKM dan difabel.
Ada juga fasilitas sertifikasi halal bagi UMKM, beasiswa pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi. Termasuk peralatan penanganan sampah.
"Sebagian besar memang fokus di sosial. Seperti pendidikan dan kesehatan. Ini sejalan dengan program pemerintah dalam penanganan stunting dan mengurangi angka kemiskinan," tegasnya.
Di Kabupaten Sleman terdapat 139 perusahaan yang tergabung dalam forum TJSP. Namun yang ambil bagian dalam gebyar ini hanya 49 perusahaan.
Baca Juga: Sleman Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tingkat Nindya
"Kenapa yang lain tidak bergabung dalam gebyar ini, pasti ada alasan tertentu. Salah satunya karena kondisi perusahaan. Namun di akhir tahun, mereka tetap melaporkan penyaluran dana CSR ke Pemkab Sleman melalui Bappeda," ungkapnya.
Wakil Bupati Sleman Dana Maharsa mengapresiasi gebyar forum TJSP ini. Apalagi setiap tahunnya dana yang disalurkan juga bertambah.
“Maturnuwun, Anda semua telah memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan program pembangunan Sleman. Kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan ini sangat penting untuk menjawab tantangan sosial, seperti kemiskinan dan stunting,” tutur Danang.
Menurut Danang, kepedulian ini bukan sekadar kewajiban, melainkan investasi jangka panjang. Karena dengan masyarakat yang sejahtera dan daya beli meningkat, hal tersebut akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perusahaan itu sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









